Skip to main content

Sepulang dari Ruang Angkasa, Tinggi Astronaut Jepang Ini Naik 9 Cm

astronot
Astronaut asal Jepang, Norishige Kanai (reuters)

KABAR.NEWS - Tinggal Selama 3 pekan di stasiun antariksa internasional ternyata berdampak pada postur badan astronaut. Hal ini dialami oleh Norishige Kanai, astronaut asal Jepang yang mengatakan dirinya bertambah tinggi 9 cm.

KOndisi ini diakuinya sempat membuat khawatir tidak dapat kembali ke bumi jika tidak muat dalam kapsul (Soyuz Rusia) yang akan membawanya kembali pulang. Kekhawatirannya itu diunggah melalui media sosial.

“Selamat pagi semuanya. Saya punya pengumuman besar hari ini. Kami sudah mengukur tinggi badan di luar angksasa, dan wow, wow, wow, Saya tumbuh 9 cm!. Saya tumbuh seperti tumbuhan hanya dalam 3 minggu, tidak pernah terjadi sejak SMA.

Saya agak khawatir akankah kursi Soyuz muat untuk membawa saya pulang,” tulis dokter yang juga anggota Japan Aerospace Exploration Agency Astronaut dikutip Dailymail (09/01).

Misi ini adalah yang pertama bagi Kanai. Dia bergabung dengan Komandan Anton Shkaplerov dari Roscosmos dan insinyur penerbangan Soyuz Scott Tingle dari Nasa. Soyuz mendarat di bumi pada 19 Desember lalu pada pukul 8.39 pagi waktu GMT.

Fenomena unik yang dialami oleh para astronaut ini disebabkan ruang tanpa gravitasi yang mempengaruhi tubuh manusia khususnya meregangkan tulang.  

“Manusia akan meninggi karena tulang punggung mereka akan meregang biasanya antara 2-7 cm. Peregangan tulang ini bisa berbeda bagi setiap orang,”papar Libby Jackson dari UK Space Agency.

Bayangkan tulang belakang Anda seperti pegas yang besar, gravitasi menekan pegas itu dan membuatnya nampak pendek. Jika Anda tinggal di ruang tanpa gravitasi maka pegas itu akan meregang.