Sempat Kritis, Satu Kakek Ditebas di Jeneponto Meninggal Dunia

Motifnya belum diketahui

Sempat Kritis, Satu Kakek Ditebas di Jeneponto Meninggal Dunia
Para perawat saat melakukan tindakan medis terhadap salah satu kakek yang terlibat perkelahian di Jeneponto, Selasa (24/8/2021). (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Tiga orang pria lanjut usia di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terlibat perkelahian dengan menggunakan senjata tajam jenis parang. Peristiwa berdarah ini terjadi di lapangan Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Selasa (24/8/2021).


Ketiga kakek yang terlibat perkelahian tersebut masing-masing bernama Didang, Kamise dan H. Sala (60). Mereka menurut polisi masih punya hubungan keluarga.


Naas, korban bernama Sala dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jeneponto. Sala mengalami luka tebasan pada bagian kepala, siku dan pergelangan kaki.


Kabar meninggalnya Sala dikonfirmasi oleh Kapolsek Binamu, Iptu Baharuddin. "Sekitar jam 10.30 WITA, korban telah meninggal dunia," ujar Baharuddin.


Sementara, kakek berndama Kamise masih dirawat di RSUD Jeneponto karena mengalami luka cukup serius. Ada pun lansia bernama Didang, telah diamankan polisi untuk dimintai keterangan.


Sejauh ini, polisi belum memberi keterangan terkait apa motif perkelahian ini. Kabag Ops Polres Jeneponto Kompol Muh. Thamrin hanya menyebutkan insiden ini merupakan perkalihaan dua lawan satu.


"Untuk sementara hasil penyelidikan dua lawan satu," ujar Thamrin di RSUD Jeneponto. Dugaan sementara, peristiwa berdarah ini diduga karena dendam lama yang melibatkan ketiga kakek tersebut.


Penulis: Akbar Razak/B