Skip to main content

Seminar Kewirausahaan, Imam Fauzan AU: Anak Muda Harus Berani Berfikir ke Depan

Mantan Ketua Kadin Bulukumba, Muh Tabri, Owner PT. Dirga Marga Sakti, Iman Fauzan AU, Guru Besar Fakultas Teknologi Unhas, Prof Muh Asdar dan Anggota BPD HIPMI Sulsel Dedy Triawan saat menjadi pembicara pada Seminar kewirausahaan 2019 di Gedung Lestari 45 Jl Urip Sumoharjo Makassar, Minggu (17/3/2019).(KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

 

KABAR.NEWS, Makassar - PT Pedoman Suara Indonesia menggelar seminar kewirausahaan dengan tema "Memanen Tren Disrupsi Era Industri 4.0" di Gedung Lestari 45, Jalan Urip Sumiharjo, Makassar, Minggu (17/3/2019).


Sejumlah narasumber hadir seperti Owner PT Dirga Marga Sakti Imam Fauzan Amir Uskara, Rektor Universitas Cokroaminoto Prof Muh Asdar, Wakil Ketua DPD HIPMI Sulsel Denny Triawan, dan Mantan Ketua KADIN Bulukumba H. Muh Tabri.


Baca Juga:


CEO PT Dirga Marga Sakti, Imam Fauzan AU mendorong kepada anak muda untuk berani memulai usaha agar lebih produktif Sebaliknya, jika tidak ada persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang matang, maka bonus demografi bisa saja menjadi sampah demografi.


"Kita harus mendorong, bagaimana lagi anak muda selalu berpikir ke depan. Bahasa kasarnya jangan lagi menunggu disuap oleh orang tua, tapi harus bergerak pada masa depan," tegasnya.


Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel ini melanjutkan, sekalipun hadir karena diundang sebagai pembicara, namun dirinya juga terlibat dalam perencanaan kegiatan itu. Kegiatan seminar ini, kata dia, adalah memperbaiki skil pemuda Makassar secara khusus dan Sulsel secara umum.


"Kemarin kita berpikir, karena pada saag kuliah di Singapore lalu, kita kumpul sama semua ketua komunitas negara sedunia, di situ ada riset dikemukakan jika tahun 2045 Indonesia akan menempati posisi ke tiga ekonomi terkuat. Tapi kemarin juga ada persepsi kalau kita tidak siapkan SDM dari sekarang bukan bonus demografi yang didapat, tapi sampah demografi," kata Wakil Ketua DPW PPP Sulsel ini.


Di Sulsel, lanjut dia dirinya telah menyiapkan program kerja khusus yang mengedukasi pemuda. 


"Kalau memang ada rezeki ku terpilih, ini program akan terus berlanjut mempersiapkan SDM-nya anak muda, khususnya di Makassar. Caranya, pertama kita kasi motivasi, kita kasi tahu bagaimana tantangan kedepannya, apa yang akan dihadapi, kita kasi pelatihan masing-masing," ujar Caleg DPRD Sulsel Dapil Makassar A ini.


Hanya saja, tidak hanya sekedar melakukan pelatihan, namun akan terus mendampingi dan mengontrol hingga dapat pekerjaan atau membuat pelatihan untuk orang lain juga.


Dia menargetkan, selama lima tahun minimal ada seribu hingga dua ribu anak muda yang sudah ikut serta pada pelatihan yang dia rencanakan. 

 

"Kalau batasan usia kayaknya sampai umur 30 tahun juga bisa," tandasnya.


Sementara itu, akademisi bidang ekonomi, Prof Asdar juga membagi tips untuk sukses dalam dunia usaha. 


"Jangan lupa doakan pelanggannya. Itu adalah kunci kesuksesan walaupun secara tidak langsung," katanya.