Sembuh Covid-19, Jubir Satgas Jeneponto: Konsumsi Makanan Bergizi 

Menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Sembuh Covid-19, Jubir Satgas Jeneponto: Konsumsi Makanan Bergizi 
Jubir Satgas Covid-19 Jeneponto, Suryaningrat. (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Juru bicara (Jubir) Satuan Tugas Covid-19, Suryaningrat dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Sebelumnya, Suryaningrat dinyatakan positif terpapar Covid-19. 

Suryaningrat mengaku kaget saat hasil swab dirinya dinyatakan positif Covid-19. Pasalnya, saat itu kondisi dirinya dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. 

"Awalnya saya kaget. Kok saya bisa terpapar Covid-19. Dan saya memutuskan untuk bersikap biasa saja," ujarnya saat ditemui KABAR.NEWS dikediaman pribadinya, Senin (1/2/2021).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto ini selanjutnya menjalani isolasi mandiri. Saat menjalani isolasi mandiri, Suryaningrat mengaku kondisi badannya agak sedikit pegal-pegal dan kepala terasa sakit hingga napas sedikit pendek. 

"Alhamdulillah selama masa karantina saya tidak memiliki gejala berarti. Hanya saja badan sedikit pegal-pegal, kepala agak terasa sakit dan napas sedikit pendek jika menaiki anak tangga. Selebihnya tidak ada gejala apa-apa," kata dia.

Saat menjalani isolasi mandiri, dirinya manfaatkan untuk beristirahat dan mengkonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan imun. Selain itu, dukungan moril dari rekan sejawatnya membuat dirinya semangat menjalani isolasi mandiri. 

"Alhamdulillah selama saya karantina teman-teman banyak support dengan mengirimkan makanan yang dapat menambah imun. Intinya saya berusaha untuk meningkatkan imun dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup," terangnya.

Ia juga mengaku bersyukur tidak memiliki riwayat penyakit kronis saat positif Covid-19. Ia mengingatkan akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. 

"Saya berharap masyarakat tidak menganggap remeh virus corona ini. Karena jika kita terinfeksi dan memiliki riwayat penyakit kronis bisa mengakibatkan kematian," kata dia. 

Penulis: Akbar Razak/B