Sekprov Sulsel Buka Sosialisasi Pengelolaan DAS

Abdul Hayat juga mengatakan, kondisi alam saat ini sulit diprediksi. Bencana alam, seperti banjir, longsor, angin puting beliung, dan lain-lain, banyak terjadi.

Sekprov Sulsel Buka Sosialisasi Pengelolaan DAS
Sekprov Sulsel, Abdul Hayat, saat membuka sosialisasi pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Provinsi Sulsel, yang dilaksanakan di Hotel Dalton, Kamis, (12/11/2020).(ist)






KABAR.NEWS, Makassar - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat, membuka sosialisasi pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Provinsi Sulsel, yang dilaksanakan di Hotel Dalton, Kamis, (12/11/2020).

"Butuh komitmen leaders untuk mengoptimalkan apa yang ada. Kalau kita menjaga lingkungan, lingkungan juga akan menjaga kita. Kalau semua bupati dan wali kota melakukan pendampingan, InsyaAllah akan jauh lebih bagus," kata Abdul Hayat dalam sambutannya. 

Abdul Hayat juga mengatakan, kondisi alam saat ini sulit diprediksi. Bencana alam, seperti banjir, longsor, angin puting beliung, dan lain-lain, banyak terjadi.

"Parahnya lagi, stakeholder terkait memiliki data yang beda-beda. Prinsip kebencanaan itu, satu saja meninggal itu sudah gagal," ujarnya. 

Lebih lanjut,  Ia mengungkapkan, sebelum terjadi bencana, maka ada hal-hal yang harus dioptimalkan untuk pencegahan. Salah satunya, pengelolaan DAS. 

Abdul Hayat mencontohkan, saat terjadi bencana banjir di Luwu Utara. Penyebabnya, area hutan mengalami kerusakan hingga ke DAS.

"Apa yang kita lakukan hari ini, pada sosialisasi ini, inventarisasi masalah-masalah yang ada. Diskusikan, lalu rekomendasikan. Masalah pengelolaan DAS adalah masalah kita bersama," tandasnya.

Penulis: Darsil Yahya/B