Skip to main content

Sejak 2017, Empat Oknum Polri di Sinjai Terlibat Narkoba

a
Ilustrasi oknum polisi terlibat narkoba. (INT)

 

KABAR.NEWS, Sinjai - Empat (4) oknum anggota Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sinjai, Sulsel, diketahui terlibat dan sedang menjalani hukuman terkait penyalahgunaan Narkotika dan Obat - obatan (Narkoba) sejak tahun 2017 sampai pertengahan 2018.

Baca Juga:

Hal itu dibenarkan Kasat Narkoba Polres Sinjai Iptu Rivai. Menurutnya sejak menjabat 4 bulan lalu, dirinya mengetahui ada 4 oknum anggota yang terlibat.

Rivai menjelaskan bahwa untuk tahun 2017, dua oknum tersebut yakni inisial AR dan SP, keduanya sudah menjalani proses hukum, dan saat ini sudah bertugas kembali.

Untuk tahun 2018 ini, dua oknum tersebut masing-masing RS berpangkat Brigadir dan TD. Sementara RS sendiri, kasusnya sudah  memasuki tahap 2. Artinya dia sudah diamankan di Lapas Sinjai, sedangkan untuk TD sudah dalam tahap sidik, terkait penunjukan dari BD pelaku kepemilikan Sabu.

"Saya sebenarnya sangat sedih ketika ada anggota yang seperti itu, dan ke depannya selama saya menjabat saya tidak akan berhenti untuk menindak oknum dan saya tidak akan tolerir seperti itu apalagi ini menjadi harapan pak Kapolres,” ujar Iptu Rivai di ruang kerjanya, Kamis (16/8/2018).

Terpisah, Kasi Propam Polres Sinjai Iptu F Rande, menyampaikan terkait dengan kasus RS, pihaknya tinggal menunggu proses hukum yang sedang bergulir. 

Menurut dia, setelah ada putusan pengadilan yang inkrach atau putusan hukum tetap dan mengikat maka, RS akan menjalani hukuman dan segala proses untuk kedisplinannya dari Atasan yang Berhak Menghukum atau ANKUM.

"Kami akan pelajari dulu, segala proses yang kami ajukan tergantung dari ANKUM, apakah disposisi oleh pimpinan itu akan diproses kedisplinan atau kode etik. Dan Kita tetap akan memproses secara acak kepada anggota agar terhindar dari hal-hal yang seperti itu," kata Iptu F Rande.

 

  • Syarif