Sehari Vaksin 1.000 Siswa, SMA di Makassar Siap Belajar Tatap Muka

Terpusat di SMA 14 Makassar

Sehari Vaksin 1.000 Siswa, SMA di Makassar Siap Belajar Tatap Muka
Vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 14 Kota Makassar. (Ist)

KABAR.NEWS, Makassar - Sebanyak seribu siswa SMA Negeri 14, Kota Makassar, Sulawesi Selatan mengikuti vaksinasi Covid-19. Para siswa berharap pembelajaran tatap muka segera dilakukan.


"Saya ikut vaksin tadi agak takut, tapi saya akhirnya mau dan tidak takut. Tapi yang penting harapan nanti supaya bisa belajar tatap muka segera, karena sudah hampir 2 tahun online," kata siswa SMA Negeri 14 Makassar, Rizki Syam Putri, ditemui usai vaksinasi, Kamis (23/9/2021).


Para siswa berharap pembelajaran tatap muka di ruang kelas bisa segera digelar. Ia menyebut sekolah online sudah lama dilakukan dan membuatnya jenuh.


"Ikut vaksin supaya bisa sekolah tatap muka, belajar offline. Karena sudah 1 tahun lebih (online) dan bisa kembali lagi di sekolah," kata seorang siswa lainya, Salwa.


Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Makassar Nurhidayah Masri mengatakan, vaksinasi ini merupakan bagian dari road show kerja sama Polda Sulsel. Ada 1000 dosis vaksin disiapkan bagi para siswa.


"Ini adalah road show vaksinasi buat belajar, dari di sini vaksinasi, ini titiknya di SMA Negeri 14 adalah kumpulan dari beberapa sekolah yang ada di sekolah SMA di Makassar, dengan jumlah vaksin ini sebanyak seribu vaksin," kata Yayat sapaan Nurhidayah Masri.


Yayat berharap vaksinasi seribu vaksin sehari bagi siswa ini bisa tercapai. Hal ini agar pembelajaran tatap muka segera dilakukan.


"Alhamdulillah kami sudah siapkan (PTM) lebih awal, termasuk dengan hari ini vaksin dan sarana sarana lainnya untuk PTM sendiri. Teknisnya kita atur, tiap-tiap kelas kelas itu 36 (siswa) dari 50 persen hadir kita atur jadwalnya," jelasnya.


Namun Yayat meminta jika ingin pembelajaran tatap muka dilakukan, vaksinasi 100 persen tuntas, mulai siswa hingga guru.
  

"Satu hari Insya Allah hari ini bisa tercapai seribu vaksin. Ini menjadi syarat, itu adalah siswa sudah vaksin bukan hanya siswanya, tapi juga gurunya juga, Insyaallah bisa wujudkan dan ini bisa dilakukan," tandas kepala sekolah. (Rilis)


Penulis: Irvan Abdullah/C