Skip to main content

Sederet Alasan Mengapa Membandingkan Anak itu Tidak Baik

Sederet Alasan Mengapa Membandingkan Anak itu Tidak Baik
Ilustrasi. (Int)

KABAR.NEWS - Biasanya, kita menemukan orang tua yang membandingkan anaknya dengan anak orang lain.

Sadar atau tidak, sikap seperti ini bukan membuat anak lebih termotivasi untuk menjadi baik melainkan membuat anak tumbuh sebagai anak yang tidak percaya karena telah merendahkan harga diri mereka.

Membandingkan anak sendiri dengan orang lain juga dapat menghambat perkembangan mental mereka dan mempengaruhi harga diri mereka, yang mungkin memiliki efek jangka panjang di masa depannya.

Perbandingan tidak pernah baik, bahkan untuk orang dewasa. Anak-anak merasa sangat sulit untuk menghadapi kritik negatif. Lebih menyakitkan bagi seorang anak untuk mendengar dari orang tuanya bahwa anak yang lain jauh lebih baik daripada dirinya.

Sebagai orang tua, penting untuk memberi tahu anak-anak apa yang benar dan salah. Penting juga untuk menunjukkan kesalahan mereka, tetapi melakukan hal itu dengan membandingkannya dengan teman sebaya jelas tidak akan cocok dengan anak itu.

Anak Anda dikelilingi oleh persaingan hampir di mana-mana, di sekolah, di playgroup-nya, dan bahkan di taman di mana dia pergi untuk permainan acaknya. Yang terbaik yang bisa kita lakukan untuk mereka adalah membiarkan mereka jauh dari "fase persaingan" setidaknya di rumah. Ini pasti akan membuat anak-anak tetap membumi.

Anak-anak harus diajarkan bagaimana mereka dapat mengatasi kelemahan mereka dan berubah lebih baik. Anak juga harus bisa diajarkan untuk lebih percaya diri agar mampu bersaing di lingkungan sosial nantinya.

Jelas bahwa setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak mereka. Tetapi perbandingan hanya akan mendemoralisasi mereka, sebuah efek yang kemungkinan besar akan bertahan seumur hidup.

Di bawah ini adalah beberapa alasan utama mengapa Anda tidak harus membandingkan anak Anda dengan anak-anak lain seperti dilansir Boldsky.com

• Perbandingan secara perlahan mengarah pada keraguan diri. Ketika kita diberitahu bahwa kita tidak bisa unggul dalam hal tertentu karena orang lain lebih baik, perlahan seiring waktu, kita mulai meragukan keterampilan kita sendiri. Hal yang sama berlaku untuk pikiran anak Anda juga.

• Jika Anda cenderung membandingkan anak Anda dengan temannya, anak tetangga atau dengan seseorang di sekolahnya, itu hanya akan menanamkan kecemburuan pada dirinya. Kecemburuan bisa berubah menjadi kebencian dan agresi dalam jangka panjang.

• Perbandingan menanamkan hal negatif dalam pikiran anak. Dia tidak akan lagi dapat mengambil tantangan dan tugas baru dengan positif. Penting untuk membesarkan anak-anak yang memiliki sikap positif terhadap kehidupan dan bukan orang yang takut melakukan hal-hal baru karena takut gagal dan kemudian dibandingkan dengan teman-temannya.

• Salah satu hal terpenting untuk disadari ketika membandingkan anak Anda dengan orang lain adalah bahwa hal itu tidak hanya membuat Anda rendah kepercayaan diri tetapi juga mempengaruhi hubungan Anda dengan anak Anda dengan cara yang negatif.

• Jika Anda cenderung membandingkan anak Anda, sangat jelas bahwa mereka akan berkembang menjadi orang dewasa yang gugup. Dari menjadi anak-anak yang bahagia dan tumbuh menjadi orang dewasa yang bahagia.