Skip to main content

Sebut Ma'ruf Amin "Babi", Habib Jafar Terancam Pasal Penghinaan dan Makar

Sebut Ma'ruf Amin "Babi", Habib Jafar Terancam Pasal Penghinaan dan Makar
Habib Jafar Shodik Alattas saat diamankan Bareskrim Polri. (Foto: IST)

KABAR.NEWS, Jakarta - Seorang penceramah bernama Habib Jafar Shodik Alattas ditangkap polisi di kediamannya di Depok, Jawa Barat. Ia diduga menghina Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan sebutan 'babi' dan ustaz bayaran.


Penangkapan tersebut berlangsung pada Rabu (4/12/2019) malam dan dilakukan personel dari Mabes Polri. Wakabareskrim Irjen Antam Novambar mengatakan, Jafar dijerat pasal tindak penghinaan, pencemaran nama baik, dan makar.


Baca juga: Di Pengadilan, Danny Ditanya Soal Percikan Dana ke Pemkot

"Benar ditangkap, pasalnya ini (tindak penghinaan, pencemaran nama baik, dan makar)," kata Irjen Antam seperti dikutip dari Kumparan, Kamis (5/12/2019).


Sebelumnya, ceramah Jafar Shodik ramai di tersebar di media sosial. Ceramah itu disampaikan pada Januari 2019 di Kalimantan Barat dan potongannya diposting di YouTube pada 30 November 2019.


Dalam ceramahnya, Jafar menjelaskan ustaz bayaran sama dengan babi. Dia lalu bertanya kepada jemaah,"Jadi Ma'ruf Amin babi bukan?" yang dijawab jemaah,"Babi."


Antam melanjutkan, Jafar dijerat Pasal 207 KUHP dan atau Pasal 104 dan atau Pasal 107 KUHP, dan atau Pasal 310, dan atau Pasal 311 KUHP tentang tindak pidana Penghinaan, Pencemaran Nama Baik, dan Keamanan Negara atau Makar.


Baca juga: Selundupkan Harley Davidson, Dirut Garuda Resmi Dipecat

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono menyebut Jafar ditangkap lewat patroli Siber Bareskrim.  "Sebelumnya kita buat laporan model A, kita ada patroli siber,” ujar Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan.


Argo mengatakan, Jafar Shodik masih menjalani pemeriksaan di Dittipidsiber Bareskrim Polri. Namun, polisi beluk menetapkan status hukum terhadap Jafar. “Yang bersangkutan saat ini dalam pemeriksaan siber Mabes Polri,” ungkap Argo.

 

Flower

 

loading...