Skip to main content

Sebelum Terjatuh Dari Lantai 3, Dua Wanita Cantik Ini Diduga Sebelumnya Mabuk dan Berkelahi 

korban jatuh
Korban saat di rawat di RS Bhayangkara Makassar.


KABAR.NEWS, Makassar - Insiden dua wanita cantik, WY dan SR, yang terjatuh dari lantai tiga Homestay B17, Perumahan Graha Modern, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, sedikit demi sedikit mulai terungkap. 

 

Mereka diduga dalam keadaan mabuk dan sempat bertengkar di kamar 303. Menurut, Muallim, penjaga homestay bahwa sebelumnya WY sempat membangunkan dirinya sekitar pukul 04.00 Wita. 


Baca Juga:


Ia diminta untuk membantunya untuk menyalakan lampu di kamarnya yang tidak menyala. Tapi, karena ada sesuatu hal, penjaga kos tidak bisa membantu WY untuk menyalakan lampu kamarnya.


Namun disisi lain kata, Muallim, kondisi WY pada saat itu sudah dalam kondisi setengah sadar yang diduga dalam pengaruh alkohol alias mabuk. Hal itu terlihat dari cara bicaranya yang kasar hingga bau tubuhnya seperti minuman keras.


"Sempatki WY datang ke saya karena mati lampunya. Tapi saya rasa-rasa itu sudah dalam pengaruh minum atau apakah? karena terasa bau dan caranya bicaranya juga lain-lain mi," kata Muallim, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (21/3/2019).


Muallim membeberkan bahwa kedua penghuni kos itu telah tinggal di kamar tersebut hampir tiga bulan lamanya. Mereka juga memang jarang terlihat. Sebelum kejadian itu, mereka sempat keluar malam. Dan setelah kembali sekitar dini hari, menurut penghuni kamar yang lain bahwa sempat terjadi keributan di dalam kamarnya.


Sementara itu, Muallim mengaku pada saat kejadian, dia sedang tidur dikamarnya. Saat peristiwa itu diketahuinya setelah ada pihak kepolisian yang meminta keterangannya bahwa dua wanita penghuni kos loncat dari lantai tiga. 


Tapi menurut penghuni kamar lain bahwa sebenarnya hanya satu orang yang hendak bunuh diri. Dan temannya hendak melarang agar tidak melompat untuk bunuh diri. Namun nahas, keduanya terjatuh dari lantai tiga. Tapi beruntung saja, ada mobil terparkir di lantai dasar sehingga nyawa keduanya bisa tertolong.


"Satuji mau lompat dan satu yang mau tolongi tapi jatuh berdua. Karena sebelum loncat, dia loncat di kasur dulu karena mungkin pengaruh anumi (alkohol)," tambahnya.


Lebih jauh Muallim membeberkan bahwa menurut pemilik mobil Toyota Agya yang dijatuhi oleh kedua wanita itu bahwa ia sempat berkomunikasi dengan dengan salah satu wanita itu di Rumah Sakit Bhayangkara saat menjalani perawatan medis. Katanya, ia lompat dari lantai tiga karena melihat bagaikan kolam renang.


"Bapak yang punya mobil bertanya kenapa bisa loncat, dia (wanita) bilang kayak kolam renang di bawah. Jadi pengaruh  anu (alkohol) memang. Dan yang punya mobil itu juga penghuni kos di lantai satu," pungkasnya.


Kapolsek Tamalate, Kompol Arifuddin saat dikonfirmasi, membenarkan perihal percobaan bunuh diri tersebut. Dia mengatakan bahwa saat pihaknya mendapatkan informasi tersebut, anggota langsung ke lokasi namun sudah tidak menemukan korban karena telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.


"Dugaan percobaan bunuh diri dan setelah mendapat info dari warga ada orang jatuh dari rumah lantai tiga, kemudian piket SPKT datang ke TKP dan tidak menemukan lagi korban karena sudah di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," katanya, sesaat lalu.


Kedua wanita itu, Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel juga rencananya akan melakukan tes urine. Karena, menduga keduanya nekat lompat dari lantai tiga karena pengaruh alkohol atau obat-obatan berbahaya lainnya.

  • Lodi Aprianto

 

loading...