Satlantas Polres Jeneponto Fokus Cegah Balapan Liar saat Ramadan

Motor akan nginap di Polres sampai lebaran

Satlantas Polres Jeneponto Fokus Cegah Balapan Liar saat Ramadan
Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Thamrin. (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Satlantas Polres Jeneponto, Sulawesi Selatan, akan memaksimalkan operasi selama Ramadan untuk menekan terjadinya kecelakaan dan balapan liar.


Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Thamrin kepada KABAR.NEWS, Kamis (8/4/2021), mengatakan, ada beberapa kegiatan Satlantas Polres Jeneponto dalam bulan suci Ramadan mendatang.


"Memasuki bulan suci Ramadhan, guna memberikan kenyamanan pada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah tarwih, kita akan menggelar pengelaran anggota di lapangan, baik pagi, sore dan malam hari," kata Thamrin. 


Untuk pagi hari, kata Thamrin, anggotanya akan melaksanakan pengaturan seperti biasa dan siang harinya, anggota Satlantas Polres Jeneponto akan mengamankan jalur lalu lintas di tempat tempat perbelanjaan dan tempat yang menjadi titik keramaian.


"Sedangkan untuk malam hari kami akan melakukan pengaturan di masjid - masjid yang dipakai untuk melaksanakan salat tarawih yang tentunya menetapkan prokes," ujarnya.


Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, Thamrin mengaku akan membentuk tim balap liar.


"Tim ini bertugas untuk menekan dan mencegah terjadinya balap liar yang menjadi salah satu keresahan masyarakat saat subuh hari atau sore hari menjelang buka puasa.  Ini dimaksudkan agar saudara saudara kami yang melaksanakan ibadah tarawih lebih nyaman dan saudara-saudara saya yang ingin 
balap liar bisa Kita cegah," jelasnya.


Thamrin juga berharap agar para pengguna jalan untuk tidak menggunakan kendaraan yang mengeluarkan suara bising yang bisa mengganggu aktivitas ibadah Ramadan.


"Kami juga imbau agar tidak melakukan ugal-ugalan di jalan atau balap liar. Ini kami maksudkan agar pelaksanaan salat tarawih lebih pada bulan Ramadan ini," ungkapnya.


Selain itu, Thamrin meminta dukungan dan partisipasi orang tua untuk tetap serta memantau, menjaga anak-anaknya agar tidak melakukan kegiatan kegiatan yang tidak produktif yang bisa menyebabkan kecelakaan atau pelanggaran lalu lintas.


"Adapun sanksi yang akan kita tegakkan, ketika ada kendaraan yang terlanjur ditangkap pada bulan suci ramadan apalagi ada potensi akan balap liar. Kami akan mengamankan barang bukti kendaraan tersebut sampai selesai bulan Ramadan atau setelah lebaran baru bisa di ambil dan tentunya mengembalikan 
kendaraannya seperti standar dan membawa dokumen sah," pungkasnya.

Penulis: Akbar Razak/B