Rumahnya Dirusak, Keluarga Terduga Pelaku Kekerasan Seks di Jeneponto Lapor Polisi

* Diduga salah sasaran

Rumahnya Dirusak, Keluarga Terduga Pelaku Kekerasan Seks di Jeneponto Lapor Polisi
Kondisi rumah terduga pelaku kekerasan seksual di Batang, Jeneponto, pasca dirusak massa pada Minggu (30/10/2022. (IST)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Aksi perusakan rumah yang dilakukan oleh massa di Desa Camba-camba, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, berbuntut panjang.


Pemilik rumah berinisial MY yang merupakan menantu dari terduga pelaku pelecehan seksual berinisial S, ini melaporkan peristiwa itu ke polisi.


Melalui tim kuasa hukumnya, Mustamin mengatakan pemilik rumah MY merasa keberatan dan melaporkan para terduga pelaku di Mapolres Jeneponto berdasarkan LP: STTLP/470/X/2022/SKPT/Res Jeneponto/Polda Sulawesi Selatan. 


"Klien kami MY telah melaporkan kejadian itu atas dugaan pembongkaran rumah secara paksa hingga terjadi perusakan di beberapa bagian rumah," kata Mustamin kepada wartawan, Senin (31/10/2022).


Samsul berharap Polres Jeneponto segera menangkap pelaku perusakan dan pembongkaran rumah yang dilakukan secara bersama-bersama. Khususnya, menangkap otak pelaku yang mempunyai peran penting dalam peristiwa tersebut. 


Pembongkaran rumah MY dinilai keliru, sebab rumah model panggung itu bukan milik terduga pelaku S sehingga warga dianggap salah sasaran. Pria S diduga melakukan kekerasan seksual terhadap perempuan di bawah umur.


"Jadi, pelaku ini hanya numpang tinggal di rumah menantunya. Bahkan terduga S kerap pindah-pindah ke rumah keluarganya," jelasnya.


Atas tindakan yang dialami kliennya maka tim kuasa hukum akan terus mengawal kasus tersebut dan akan terus melakukan upaya hukum yang dipandang perlu sampai mendapat kepastian hukum. 


Sedangkan terduga pelaku berinisial S saat ini, sudah ditangkap polisi sejak dua pekan lalu dan proses hukumnya sedang berjalan.


Penulis: Akbar Razak/B