Rudianto Lallo Harap PDAM Makassar Maksimalkan Ketersediaan Air Bersih

*Disampaikan saat Sosper tentang PDAM

Rudianto Lallo Harap PDAM Makassar Maksimalkan Ketersediaan Air Bersih
Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo (kedua kanan) pada sosialisasi perda tentang PDAM di Hotel Karebosi Premier, Makassar, Rabu (23/3/2022). (IST/HO)






KABAR.NEWS, Makassar - Ketua DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rudianto Lallo menyebut sejumlah titik atau wilayah di Kota Daeng masih kesulitan mengakses air bersih


Hal itu disampaokan Rudianto Lallo saat menggelar sosialisasi perda nomor 7/2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Rabu (23/3/2022). 


Rudianto Lallo mengatakan, masih banyak titik di Kota Makassar belum mendapatkan air sepenuhnya. Hal ini sudah patut mendapat perhatian lebih agar kesetaraan itu dapat terwujud. 


"Utamanya di Utara Kota, meliputi Kecamatan, Tallo, dan Wajo, dan beberapa di kecamatan Biringkanaya juga masih kesulitan air bersih,” kata Rudianto Lallo dalam keterangan tertulis.


Meski demikian, legislator NasDem itu menjelaskan saat ini direksi PDAM telah melakukan yang terbaik untuk warga dengan menghadirkan sejumlah program layanan prima. Olehnya itu, Dia meminta agar terus bekerja untuk warga Kota Makassar.


Lebih lanjut, Rudianto Lallo mengaku permasalahan air bersih ini telah menjadi apirasi warga saat temu konstituen. Warga yang tidak tahan lagi membeli air galon dengan harga mahal kerap mengadukan ke DPRD. Padahal menurut dia, beberapa di titik Utara Kota sudah ada jaringan air dari PDAM.


“Ketersedian air sangat penting, semuanya dalam keseharian pasti butuh air,” ungkap RL sapaan akrab Rudianto Lallo.


Ditempat yang sama, Direktur Keuangan PDAM Makassar, Asdar Ali menyampaikan sejumlah titik di Utara Kota akan mendapatkan supaly air sebelum Ramdan tahu ini.


“Pembenahan sudah hampir selesai. Insya Allah kami usahakan pekan ini sudah ada jaringannya,” jawab Asdar Ali.


Asdar Ali juga menyampaikan beberapa kendala air tidak lancar, pertama jaringan pipa bocor karena usia dan adanya wilayah yang belum ada jaringan. 


“Tapi saat ini jaringan sudah aman. kami dari PDAM sudah melakukan pemasangan pipa bahkan hingga ke Kecamatan Biringkanaya,” tutup Asdar