RSUD Sinjai Kewalahan Cegat Keluarga Peluk Jenazah Pasien Covid-19

Bahkan keluarga ingin membawa pulang jenazah

RSUD Sinjai Kewalahan Cegat Keluarga Peluk Jenazah Pasien Covid-19
Almarhumah bersama keluarga saat masih berada didalam ruangan di RSUD Sinjai. (Istimewa)






KABAR.NEWS, Sinjai - Seorang pasien Covid-19 meninggal dunia di RSUD Sinjai, Sulawesi Selatan, pada Selasa (6/7/2021). Pasien tersebut diketahui merupakan warga Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai, berinisial NU (48).


Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies mengungkapkan bahwa pasien yang meninggal dunia tersebut sempat dirawat dengan diagnosa penyakit bawaan Pneumonia.
 

"Iya benar, pasiennya berinisial NU (48) masuk tadi malam dengan penyakit bawaan radang paru-paru (Pneumonia-red) dan meninggal dunia Siang tadi," ungkap dokter spesialis ahli bedah ini, Selasa


Meninggalnya pasien tersebut menambah jumlah warga Sinjai yang kehilangan nyawa akibat positif Covid-19 menjadi 24 orang. Mereka dimakamkan dengan protokol kesehatan.


Namun, dari foto yang diperoleh KABAR.NEWS,  keluarga nekat memeluk jenazah tanpa mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) saat masih berada di dalam salah satu ruangan RSUD Sinjai.


Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Sinjai mengaku kecolongan dan kewalahan atas tindakan yang dilakukan oleh keluarga almarhumah yang menerobos masuk ke dalam ruangan. Pihaknya telah menyampaikan bahwa almarhumah dinyatakan positif Covid-19.


"Kalau saya lihat itu foto, itu masih di ruang screening pada saat pasien tersebut baru saja dinyatakan meninggal dunia, jadi kejadian itu sebelum dari pihak aparat kepolisian datang. Bayangkan saja kalau petugas pengamanan kami (Sekuriti, red) hanya 2 orang pasti kewalahan," ungkapnya.

Tak hanya itu, kata dr. Kahar, sejumlah keluarga meminta jenazah untuk dibawa pulang dan dimakamkan tidak dengan protokol kesehatan.

"Alhamdulillah setelah kami, tim satgas dan aparat kepolisian memberikan penjelasan akhirnya keluarga almarhumah menerima untuk dimakamkan dengan protokol kesehatan," jelasnya.

Penulis: Syarif/A