RSUD Jeneponto Bakal Rumahkan Ratusan Tenaga Honorer

Ada alasan pihak RSUD Lanto Daeng Pasewang

RSUD Jeneponto Bakal Rumahkan Ratusan Tenaga Honorer
Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang, Jeneponto. (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Manajemen rumah sakit umum daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, berencana merumahkan atau memberhentikan ratusan tenaga honorer.


Hal itu diungkapkan Kasubag Umum dan Kepegawaian RSUD Jeneponto, Fitriani. Dia mengatakan, jumlah tenaga honorer di RSUD Lanto mencapai 800 orang dan ASN sebanyak 238 orang.


Pengurangan jumlah honorer di RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto tak lain karena alasan anggaran atau biaya untuk menggaji mereka.


"Tapi kan kita baru menghitung unit cost-nya berapa jumlah tenaga dan penggajiannya," ujar Fitriani kepada KABAR.NEWS via telepon, Jumat (8/10/2021).


Merumahkan ratusan tenaga honorer di RSUD Jeneponto akan dilaksanakan secepatnya. Sebab pihaknya saat ini melakukan penghitungan. Untuk jumlahnya secara detail, Fitriani belum bisa memastikan.


"Itu belum ditahu berapa persen karena baru membuat berapa jumlah tenaga yang ada. Kalau kemarin di RS Bantaeng itu, 600 lebih ASN dan non-ASN. Berarti signifikan perbedaanya dengan RS Lanto. Tapi mudah-mudahan dalm waktu dekat ini sudah selesai perhitungan ku," jelasnya.


Fitriani menjelaskan, pemangkasan terhadap honorer tersebut dilakukan karena rumah sakit sudah tak mampu lagi menampung banyaknya tenaga honorer. Terlebih RSUD Jeneponto hanya tipe C.


Meski demikian, kebijakan untuk mengurangi tenaga honorer di RSUD Lanto Daeng Pasewang belum final atau belum diputuskan secara resmi.


"Cuman kita berpikirnya begini, mau dikemanakan putra putri daerah kalau kita tidak pekerjakan. Khususnya tenaga kesehatan," terangnya.


Dia mengaku bahwa banyaknya tenaga honorer di rumah sakit tak selaras dengan pemasukan rumah sakit.


"Harus seimbang antara pemasukan dan pengeluaran. Pemasukan itulah yang kami akan hitung pada perencanaan," pungkas Fitriani.


Penulis: Akbar Razak/A