RS Elim Rantepao dan Polres Torut Teken MoU Pelayanan Kesehatan

Berlaku 3 tahun

RS Elim Rantepao dan Polres Torut Teken MoU Pelayanan Kesehatan
Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati (kiri) dan Direktur RSU Elim Rantepao memperlihatkan nota kesapahaman antara kedua instansti di RS Elim, Senin (8/3/2021). (KABAR.NEWS/Febriani)






KABAR.NEWS, Rantepao - Rumah Sakit Umum (RSU) Elim Rantepao, Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan, menjalin kerja sama pelayanan kesehatan.


Kerja sama kedua instansi dibukukan dalam Memorandum Of Understanding (MoU) yang diteken Kapolres Torut, AKBP Yudha Wirajati dan Direktur RS Elim Rantepao dr. Adrian Benedict Wijaya, di RS Elim, Senin (8/3/2021).


"Kami RS Elim bersyukur dan berterima kepada Polres terutama dalam pandemi ini karena kesehatan dan keamanan dapat diciptakan, dalam hal mengutamakan protokol kesehatan," ucap Adrian merespons MoU ini.


Selain itu, Adrian meminta agar Polres Torut dapat memperkuat pelayanan kesehatan dalam membantu tim kesehatan terutama dalam penanggulangan Covid-19.


"Kami tunggu ke depan untuk tindak lanjut secara teknis bagaimana atas kerjasama ini dari staf RS dan Polres untuk mensukseskan MoU kita. Semoga pelayanan kita kedepan semakin lebih baik," pintah Adrian.

MoU ini disaksikan Pendeta RS Elim Musa Tarik Allo, Humas RSU Elim Aldian Sangka, Kepala SDM RSU Elim Edward Junior, Kepala Bidang dan Kepala Unit RSU Elim, dan beberapa personel Polres Torut.


Sementara, AKBP Yudha Wirajati menjelaskan bahwa maksud dari perjanjian tersebut adalah, memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota Polri dan keluarga serta masyarakat umum di Kabupaten Torut.


"Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan terhadap Urkes Polres Toraja Utara yang merujuk pasien Urkes Polres Toraja Utara yang mandiri guna mendapat penanganan lebih lanjut pada RS Elim Rantepao," ungkap Yudha.


Dijelaskan Yudha bahwa perjanjian ini berlaku efektif 3 (tiga) tahun dan terhitung sejak ditandatangani dan surat perjanjian tersebut pun dan akan berakhir otomatis tiga tahun berikutnya.


Penulis: Febriani/B