Skip to main content

"Robotic Blood" Ikan Robot yang Bisa Berenang Berjam-jam Lamanya

"Robotic Blood" Ikan Robot yang Bisa Berenang Berjam-jam Lamanya
Ikan robot yang dikembangkan ilmuwan dari Universitas Cornell. (Foto: Nature)

KABAR.NEWS - Para peneliti dari Universitas Cornell, New York, Amerika Serikat (AS) telah membuat ikan robot berjenis lion fish yang dapat berada di dalam air selama 40 jam.


Ikan robot ini dijuluki "robotic blood" atau darah robot, tak memiliki insang sebagaimana alat pernafasan ikan untuk menggerakan sirip. Para peneliti bekerja menggerakkan sirip ikan robot dengan tenaga cairan baterai.


Baca juga: Ilmuwan Kembangkan Mikrobot yang Bisa Mengantar Obat ke Dalam Tubuh

Meski menggunakan baterai, tapi robot ikan yang berukuran 40 sentimeter ini, tidak memiliki baterai padat seperti wujud baterai pada umumnya. Melainkan ikan robot digerakkan dengan sistem sirkulasi hidrolik yang berfungsi menyimpan energi dan menggerakkan sirip ikan. 


Dilansir dari Nature, Kamis (11/7/2019), ahli robot dari Universitas Cornell Robert Shepherd menjelaskan karena ikan robot menggunakan baterai maka, teknologi ini memugkinkan dapat berat menyimpan lebih banyak energi dalam ruang yang lebih kecil dan beroperasi untuk periode yang lebih lama tanpa perlu paket baterai yang berat dan rumit.


"Inovasi ini merupakan langkah menuju pembuatan robot otonom, robot yang dapat melakukan tugas tanpa campur tangan atau bimbingan manusia," kata Robert Shepher, yang terlibat langsung dalam penelitian tersebut.



Dalam tahap pengembangan awal, ikan robot ini hanya bisa berenang di kedalaman 15 cm per menit dan masih berenang sangat lambat. Karena itu berarti, robot ikan masih tidak memiliki mekanisme bertahan hidup.


Baca juga: Hyundai Elevate, Mobil Futuristik Bisa Menjadi Robot Pemanjat Dinding

Cecilia Laschi, ahli robot di Sant'Anna School of Advanced Studies Italia mengatakan, mengembangkan ikan robot yang otonom dapat memiliki banyak fungsi, misalnya dalam melakukan misi pencarian dan penyelamatan dan dalam eksplorasi dalam laut.


Para peneliti mengatakan, ikan "darah robot" dapat berenang di air selama kurang-lebih 37 jam tanpa harus diisi ulang. Penelitian tentang Ikan Robot diterbitkan di jurnal Nature pada 19 Juni 2019.