Retribusi Pasar Sentral Sinjai Naik Jadi Rp4 ribu, Pedagang Kaget

*Dikeluhkan pedagang

Retribusi Pasar Sentral Sinjai Naik Jadi Rp4 ribu, Pedagang Kaget
Suasana di Pasar Sentral Sinjai. (KABAR.NEWS/Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Sejumlah pedagang grosir atau toko di Pasar Sentral Sinjai, Sulawesi Selatan, mempertanyakan kenaikan tarif retribusi yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Sinjai.


Dalam surat yang dikeluarkan tertanggal 7 Maret 2022 itu, Dinas Perindag dan ESDM Sinjai menetapkan tarif retribusi sebesar Rp4.000 perhari yang sebelumnya hanya sebesar Rp20 ribu per bulan. Kenaikan tarif itu berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2021.


"Kami selaku pedagang merasa heran dan kaget, kenapa langsung ada perubahan tarif retribusi yang naiknya signifikan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya," kata Abdullah, salah satu pedagang pakaian di Pasar Sentral Sinjai yang ditemui KABAR.NEWS, Senin (14/3/2022).


Dia mengeluhkan naiknya tarif retribusi toko Pasar Sentral Sinjai, sebab hingga saat ini perekonomian pendapatan mereka belum stabil akibat pandemi Covid-19.


"Bisa dilihat sendiri pembeli tiap hari kadang kami tidak menerima pembeli dalam sehari, kenapa justru kami diberatkan lagi dengan pembayaran retribusi yang cukup tinggi," keluhnya.


Hal senada disampaikan pedagang bernama Hajja Ira. Dia mengungkapkan, retribusi pedagang hanya Rp2 ribu perhari, tapi mereka tiba-tiba ditagih Rp4 ribu tanpa dibahas bersama pedagang.


"Saya tidak tahu pak kalau yang sebelumnya yang harus dibayar itu Rp20 ribu perbulan karena saya ditagih tiap hari, itu lagi kadang kita tutup toko tetap kita harus bayar perharinya," ungkapnya.


Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Perindag dan ESDM Sinjai belum memberikan komentar terkait kenaikan retribusi pedagang pasar. KABAR.NEWS masih melakukan upaya wawancara.


Penulis: Syarif/B