Skip to main content

Respon Rektor Unismuh Dengar Mahasiswanya Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Unismuh Siapkan Sanksi Mahasiswanya Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
Rektor Unismuh Makassar Prof Dr. Rahman Rahim pada acara penyambutan mahasiswa baru. (Dok. IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Pihak Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar angkat bicara terkait keterlibatan salah satu mahasiswanya inisial ES dalam jaringan narkoba internasional.


Rektor Unismuh Makassar, Prof. Dr. Rahman Rahim mengatakan bakal mengambil langkah tegas terhadap ES. Ia memastikan memberi sanksi berat jika memang mahasiswanya tersebut terbukti terlibat jaringan narkoba.


BACA JUGA: Viral karena Hina Mendiang BJ Habibie, Keluarga Minta Maaf di Medsos

"Yang pasti kami punya tata tertib (tatib), semua sivitas akademika harus taat, yang salah atau melanggar tatib dipastikan dapat sanksi," ujar Prof Rahman Rahim, dihubungi KABAR.NEWS, Kamis (12/9/2019).


Rahman menjelaskan, dalam tatib yang berlaku di Unismuh Makassar, sudah disertai sanksi berdasarkan jenis pelanggarannya. Kasus tersebut saat ini bukan hanya hangat diperbincangkan di area kampus, namun juga menghebohkan dunia maya.


"Nanti komisi disiplin (komdis) yang akan menilai dan memberi pertimbangan ke rektor, karena saat ini kebetulan saya masih di luar kota, sudah saya suruh cek info itu, dan nanti kalau sudah tiba di Makassar baru bisa saya proses," tutupnya.


Sementara Wakil Rektor (WR) 3 Unismuh, Bidang Kemahasiswaan, Dr. Muhammad Tahir menegaskan, tidak ada lagi alasan untuk mempertahankan mahasiswa/mahasiswi yang terlibat jaringan narkoba. Apalagi melihat, kalau ES beberapa kali melakukan aksinya.


"Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memperjelas identitas mahasiswi yang bersangkutan sebagai mahasiswi Unismuh, kita juga telah koordinasi dengan komdis untuk selanjutnya diteruskan ke pimpinan fakultas agar segera memproses dan memberi sanksi Drop Out (DO)," kata Tahir, via telpon.


"Karena sudah jelas melanggar tatib kemahasiswaan Unismuh dengan keterlibatan dalam kasus narkoba," ungkapnya.


BACA JUGA:  Mahasiswi Unismuh Makassar Terlibat Jaringan Narkoba Internasional, Bawa Sabu 20 Kg

Diberitakan sebelumnya, ES adalah mahasiswa Unismuh Makassar ditangkap oleh kepolisian Polres Nunukan dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 20 kg.


Sabu yang dibawa ES tersebut diperoleh dari Malaysia untuk dibawa ke Kota Parepare, Sulsel. Polisi juga masih memburu pelaku lain yang namanya sudah dikantongi polisi.


  • Andi Frandi/B

 

loading...