Residivis Pencurian di Makassar Ditangkap, Sehari Bisa Curi 3 Sepeda

Remaja 19 tahun

Residivis Pencurian di Makassar Ditangkap, Sehari Bisa Curi 3 Sepeda
Ilustrasi pencuri sepeda. (Pixabay)






KABAR.NEWS, Makassar - Aksi pencurian sepeda yang dilakukan oleh pemuda berinisial MA kini terhenti, usai dicokok tim Reserse Mobile (Resmob) Polsek Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel. 

Pemuda berusia 19 tahun itu ditangkap di tempat persembunyiaannya di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, pada Selasa (23/3/2021) dini hari.


Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman mengatakan, pelaku diamankan dalam pengembangan penyelidikan dari beberapa rekan MA yang sudah lebih dulu diringkus petugas.

"Jadi pelaku ini bagian dari kawanan spesialis pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan. Rata-rata korban kehilangan sepeda, handphone, sampai bor dan gurinda," ungkap Jamal kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Selasa petang.

Mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar ini mengungkapkan, ada empat laporan aduan yang diterima pihaknya sebagai bahan penyelidikan dalam mengungkap kasus curat dan curas itu.


"Kita masih dalami lagi komplotannya. Ada yang berstatus buron atau DPO. Mereka menyesar perumahan, dilakukan dini hari, saat warga sedang beristirahat," ucap Jamal.


Saat penangkapan oleh petugas, MA ini sempat bersembunyi di balik kulkas di rumah tersebut. Polisi menyebut, MA ini mengaku mampu mengambil tiga sepeda dalam satu malam bersama rekannya.


"Pengakuannya di tanggal 21 Maret ada tiga sepeda yang dibawa kabur. Berbagai merek, mulai harga Rp1-4 Juta. Kemudian sepeda itu dijual ke sosial media Facebook. Untuk harga jualnya variatif juga. Hasil penjualan dipakai foya-foya," jelas Jamal.


Selain itu, MA pernah juga merampas handphone di beberapa wilayah di Makassar, antara lain Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea sejak Desember 2020. AS sendiri diketahui belum lama keluar dari Rutan Kelas 1 Makassar.


"Pelaku merupakan residivis dalam kasus pencurian. Beberapa barang bukti yang kami amankan adalah gurinda, bor dan satu sepeda lipat yang belum sempat dijual. Barang bukti lain masih dalam pengejaran anggota," ungkap Jamal.


Kini MA pun masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Panakkukang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku pun bakal dijerat dengan pasal 363 Jo 365 KUHPidana, ancaman hukumannya di atas lima tahun kurungan penjara.


Penulis: Reza Rivaldy/B