Reshuffle Kabinet: Ketum Ansor Jadi Menag, Menkes Dijabat Sarjana Fisika

Enam menteri dicopot

Reshuffle Kabinet: Ketum Ansor Jadi Menag,  Menkes Dijabat Sarjana Fisika
Presiden Jokowi. (Dok. Setneg)






KABAR.NEWS, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan perombakan 6  Menteri Kabinet Indonesia Maju. Mereka yang terkena reshuffle salah satunya adalah Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi diganti oleh Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholis Quomas.

"Bapak Yaqut Cholil Qoumas. Beliau adalah tokoh muslim, Ketua PP GP Ansor dan akan kita berikan tanggung jawab sebagai menteri agama," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/12/2020), dikutip dari CNN Indonesia.


Jokowi juga mendepak Terawan Agus Putranto dari kursi Menteri Kesehatan (Menkes). Posisi Terawan diisi oleh Budi Gunadi Sadikin yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri BUMN. 


Budi bukan berlatar seorang dokter ataupun tenaga kesehatan yang pada umumnya mengisi kursi Menkes. Dia merupakan peraih gelar Sarjanana bidang Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1988.


Budi dikenala dengan rekam jejak sebagai eks petinggi bank milik negara, salah satunya Bank Mandiri. 


Tak hanya itu, reshuffle kabinet juga menyentuh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Jokowi menunjuk Sandiaga Salahuddin Uno, rivalnya di Pilpres 2019 dan politisi Gerindra mengganti Whisnutama Kusubandio.


"Beliau adalah dulu wakil gubernur DKI Jakarta, ketua HIPMI dan saat ini beliau akan kita berikan tanggung jawab untuk pimpin Kemenpar," kata Jokowi.


Selanjutnya, Jokowi juga mengganti Agus Suparmanto dari jabatan Menteri Perdagangan. Posisi politikus PKB diisi oleh eks menteri era Susilo Bambang Yudhoyono yakni Muhammad Lutfi.


Selain itu, jabatan Menteri Sosial (Mensos) dijabat oleh politisi PDIP yang juga Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, pasca Juliari P Batubara jadi tersangka kasus Bansos Covid-19. 


Sementara, jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan yang sebelumnya dipimpin oleh Edhy Prabowo diganti oleh Wahyu Sakti Trenggono. Wahyu tak lain adalah Wakil Menteri Pertahanan sebelum reshuffle dilakukan.