Reses Dewan, KNPI Manuju Aspirasikan Pengembangan Air Terjun Boko Bili Gowa

Air terjun tersebut berada di Kecamatan Manuju

Reses Dewan, KNPI Manuju Aspirasikan Pengembangan Air Terjun Boko Bili Gowa
Reses tiga anggota DPRD Gowa di area objek wisata Air Terjun Boko Bili di Manuju, Gowa. (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Gowa - Anggota DPRD Kabupaten Gowa, Sulsel, diminta mendorong pemerintah setempat agar menjadikan objek wisata di Kecamatan Manuju, khususnya Air Terjun Boko Bili menjadi destinasi skala prioritas.


Hal itu disampaikan Ketua KNPI Kecamatan Manuju Muh. Fajar, saat tiga anggota DPRD Gowa menggelar reses di area wisata Air Terjun Boko Bili, Manuju, Selasa (8/6/2021). Ketiga anggota dewan tersebut yakni Irmawati haeruddin (Perindo), Musaddiyah Rauf (Demokrat) dan Husniah (PKB).


Fajar menjelaskan penggabungan reses ketiga legislator tersebut merupakan usulan KNPI Manuju, tujuannya selain menyerap aspirasi masyarakat, juga memperkenalkan salah satu destinasi yang layak masuk dalam skala prioritas di Gowa.


"Air terjun Boko Bili ini memiliki Ciri khas tersendiri dan mudah diakses, namun pengelolaan dan fasilitas yang belum memadai sehingga belum bisa terakomodir dengan baik," kata Fajar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/6/2021).


Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Alauddin Makassar itu menjelaskan, Air Terjun Boko Bili saat ini masih dikelola secara swadaya oleh warga dari dua desa  yaitu Desa Manuju dan Desa Bilalang.


"Oleh karena itu, perlu keterlibatan Pemkab Gowa untuk menjadikan Air terjun Bokobili menjadi destinasi wisata baru yang berada di Kabupaten Gowa," pinta Fajar.


Menurut Fajar, selain untuk memperkenalkan keindahan objek wisata ini kepada masyarakat luas, diharap keterlibatan Pemkab Gowa mengelola Air Terjun Boko Lili dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. 


"Kenapa perlu perhatian Pemkab, karena anggaran dana desa belum Cukup untuk mengakomodir maka dari itu saya berharap ada perhatian lebih dari Pemkab Gowa," tandas Fajar.