Skip to main content

Rekapitulasi Suara Pilwalkot Makassar dimulai, Dua Saksi Appi-Cicu Ditolak KPU

REKAP
KPU, PPK, Panwaslu dan saksi paslon Appi-Cicu saat membuka kotak suara Kecamatan Biringkanaya. (KABAR.NEWS/Ruslan

KABAR.NEWS, Makassar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, membuka rekapitulasi atau perhitungan suara di tingkat kecamatan untuk pemilihan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), Kamis (5/7/2018) malam.

Pada pembukaan rekapitulasi, Komisioner KPU Makassar, Abdullah Manshur menyampaikan terkait tata tertib pelaksana rekapitulasi dan kedudukansaksi dari pasangan calon. 

Menurut Abdullah Manshur, untuk saksi berdasarkan ketentuan PKPU, hanya diperkenankan 2 orang yang akan berbicara secara bergantian. Sementara Appi-Cicu menyiapkan 4 orang yaitu, Rahman Pina, Irfan Idham Busranuddin Baso Tika dan
Habibi. 

Lantaran hanya dua saksi diperbolehkan, maka saksi Appi-Cicu hanya diwakili oleh Rahman Pina dan Habibi sementara Busranuddin Baso Tika dan Irfan Idham hanya duduk dibagikan belakang. Selain itu masing-masing saksi dimintai berkas mandat sebagai bukti dari saksi pasangan Appi-Cicu. 

"Paling banyak 4 orang saksi, dua orang sebagai saksi yang akan berbicara secara bergantian, kemudian dua orang lainnya sebagai peserta, dan tidak bisa mengajukan pertanyaan selama proses rekapitulasi," kata Abdullah Manshur saat pembukaan rekapitulasi di Hotel MaxOne Jalan Taman Makam Pahlawan, Makassar.

Rapat rekapitulasi KPU Makassar lanjut Abdullah Manshur dapat dihadiri oleh masyarakat umum maupun instansi lainnya. Jika mereka ingin mengajukan pertanyaan ataupun sanggahan, bisa melalui Panwaslu untuk diwakili. 

"Bisa dihadiri oleh masyarakat dan instansi terkait, kedudukan masyarakat sebagai pemantau, tidak dapat mengajukan keberatan kalaupun ada yang tidak esuai, maka diajukan melalui Panwaslu," tutupnya. 

Kemudian untuk mekanisme pembacaan rekapitulasi, akan di mulai dari Kecamatan Biringkanaya hingga merata ke seluruh kecamatan se Kota Makassar. PPK akan membacakan hasil perhitungan suara di kecamatan dan akan mendapatkan sanggahan dari saksi paslon Appi-Cicu. 

"Mekanismenya kami akan memanggil secara bergantian kecamatan, mulai kecamatan pertama sampai terkahir secara berurutan,"tutupnya.

  • Ruslan

 



loading...