Skip to main content

PSMS Medan Belum Menyerah untuk Singkirkan Persija Jakarta 

PSMS Medan Belum Menyerah untuk Singkirkan Persija Jakarta 
Pemain PSMS Medan dan Persija Jakarta. (INT).

KABAR.NEWS,Solo - PSMS Medan memang sudah tertinggal 1-4 dari Persija Jakarta pada leg pertama Piala Presiden. Meski sudah kalah telak, anak-anak PSMS Medan tidak menyerah begitu saja. 

Bahkan anak asuh Djajang Nurjaman mengaku optimis untuk singkirkan Persija pada leg kedua yang akan berlangsung hari ini, du Stadion Manahan Solo.

Tak ada istilah menyerah bagi anak-anak PSMS Medan. Slogan "ribak sude" yang selama ini menghiasi kaos para penggawa Ayam Kinantan akan jadi penyemangat.

Ribak sude sendiri artinya hantam semua. Bukan dalam arti kekerasan. Tapi PSMS siap menghantam semua musuh yang ada di depannya. Hantam rasa lelah pula demi memperjuangkan tiket lolos ke partai final.

Empat gol harus disarangkan penggawa PSMS ke gawang Persija, tanpa boleh kebobolan. Bila gawang Persebaya Surabaya saja bisa dibobol tiga kali. Bukan tidak mungkin hal itu bisa terjadi dalam laga semifinal kedua Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan Solo, Senin (12/2/2018) sore WIB.

Tentu membuat mimpi itu jadi kenyataan bukan tugas mudah. Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman menyebut Persija sebagai tim berkualitas. Mental Marko Simic dan kawan-kawan pun dalam percaya diri tinggi setelah kemenangan 4-1, pada laga semifinal pertama Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Sabtu (10/2) malam.

"Ini pertemuan dua tim yang sama-sama kelelahan. Ini karena masa recovery sangat tidak ideal. Yang membedakan Persija punya mental lebih baik, setelah kemenangan kemarin. Tapi kami belum menyerah. Kami masih mempunyai tekad untuk melakukannnya. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini," terang Djadjang dalam jumpa pers di Balai Persis, Minggu (11/2/2018).

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu belum membeberkan kondisi para pemainnya. Namun tak menutup kemungkinan rotasi pemain akan dilakukan. PSMS musim ini memiliki kedalaman skuad yang bagus, hingga memungkinkan terjadinya rotasi pemain.

"Mungkin saja kami akan melakukan sesuatu. Mungkin kita akan lakukan rotasi. Kita lihat nanti seperti apa," tutur mantan pelatih Persib Bandung itu.