PSM Makassar Soroti Wasit usai Dihajar Bhayangkara FC

Harus dievaluasi

PSM Makassar Soroti Wasit usai Dihajar Bhayangkara FC
Wasit Dwi Susilo (Jakarta) saat memimpin pertandingan PSM Makassar vs Bhayangkara FC. (Screenshot/Vidio)






KABAR.NEWS, Makassar - Wasit Dwi Susilo menjadi sasaran kekesalan PSM Makassar usai mereka ditekuk Bhayangkara FC dengan skor 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (6/11/2021).


Kapten PSM Wiljan Pluim meluapkan kekesalan terhadap kepemimpinan wasit asal Jakarta tersebut. Pluim menilai banyak keputusan wasit merugikan Juku Eja.


Salah satu yang paling disoroti Pluim adalah keputusan wasit tidak memberikan tendangan penalti untuk PSM saat pemain lawan dianggap menyentuh bola dengan tangan.

"Saya berharap, ke depan wasit lebih jeli dalam memimpin karena dampaknya tak bagus buat sepak bola Indonesia," ujar Pluim dikutip dari Bola.com.


Hal senada dikatakan Pelatih PSM, Milomir Seslija. Pelatih berpaspor Bosnia ini berpenadapat, seharusnya Pasukan Ramang bisa mengoleksi lebih banyak poin andai kinerja wasit lebih baik.

"Kami sudah dua kali dirugikan oleh wasit karena tidak memberikan penalti. Yang pertama ketika PSM bermain imbang dengan Arema," ungkap Milo sapaan eks pelatih Arema FC tersebut.


Milo berharap PT Liga Indonesia Baru selaku operator dan PSSI, mengggelar pertemuan dengan mengundang seluruh pelatih kepala tim peserta BRI Liga 1 dengan perwakilan wasit.


"Perlu ada evaluasi cepat untuk meningkatkan kinerja wasit. Saya berharap wasit yang memimpin pada laga selanjutnya berani bertindak adil dan tak merugikan klub," tegas Milo.


Kurang Beruntung


Bhayangkara mengalahkan PSM dengan dua gol yang diciptakan Adam Alis menit ke-24 dan pemain pengganti, Dhendy Sulistiawan tiga menit jelang berakhirnya pertandingan atau 93+4. 


Tiga poin dari pertandingan ini mengokohkan posisi tim asuhan Paul Munster di puncak klasemen. Sementara, kekalahan membuat PSM tertahan di peringkat ketujuh.


Milo menganggap PSM kurang beruntung memanfaatkan sejumlah peluang, termasuk potensi terjadinya gol pada babak kedua.


"Termasuk dua peluang di babak kedua. Tapi, kami tidak berhasil memanfaatkannya," ujar Milo.


Milo juga mengatakan PSM hanya membuat sedikit kesalahan yang akhirnya dihukum oleh dua gol Bhayangkara. 


"Kami seperti memberikan kemenangan buat Bhayangkara FC. Ini pelajaran berharga buat pemain menghadapi laga selanjutnya," tandas pelatih PSM.