Protokol Kesehatan di RSUD Parepare Semakin Diperketat

Cegah corona

Protokol Kesehatan di RSUD Parepare Semakin Diperketat
RSUD Andi Makassau Parepare. (Google street view)






KABAR.NEWS, Parepare - Manajemen RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, Sulsel, makin memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.


"Aktivitas pengunjung rumah sakit kita pantau betul-betul. Petugas medis wajib masker dan mencuci tangan. Protokol kesehatan makin diperketat," kata Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Menagemen RSUD Andi Makkasau, Mukkarramah, dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/11/2020).


Dia mengemukakan, menageman RS Andi Makkasau tidak ingin lalai dalam upaya mengantisipasi penularan Virus Corona. Untuk itu dia berharap, masyarakat tidak perlu khawatir untuk memeriksakan kesehatan di RSUD Tipe B rujukan tersebut. 


"Masyarakat tidak perlu khawatir akan penularan, karena kami di RSUD Parepare terus menjaga dan melakukan upaya antisipasi penyebaran penyakit terutama virus Corona," ungkapnya.


Diketahui, dari data terbaru Minggu, 8 November 2020, masih ada penambahan 1 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Itu menjadikan 13 kasus aktif di Parepare. 


Satu kasus baru ini adalah ASN salah satu SKPD Pemkot Parepare, dengan riwayat komorbid (penyakit penyerta).


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, Halwatia mengatakan, penambahan 1 kasus ini adalah kontak erat pasien terkonfirmasi positif sebelumnya. 


"Saat ini ASN bersangkutan dalam isolasi mandiri. Insya Allah besok (Senin, 9 November 2020) kita akan lakukan swab test kepada semua pegawai di SKPD tempatnya bekerja," ungkap Halwatia, Minggu malam, 8 November 2020.


Secara keseluruhan, kata Halwatia, saat ini terkonfirmasi 13 kasus aktif, 1 orang di antaranya dalam perawatan di RS Makassar, 3 dirawat di RSUD Andi Makkasau, 2 dirawat di RS Sumantri, dan 7 dalam isolasi mandiri (Isman).


Sementara secara akumulasi terkonfirmasi 310 kasus positif Covid-19 di Parepare hingga hari ini, 290 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Dan ada 7 pasien meninggal dunia. 


"Pasien ketujuh yang meninggal datanya masuk tanggal 2 November 2020. Laki-laki, Tuan N, 61 tahun, warga Kelurahan Bukit Harapan. Dia meninggal di RS Wahidin Makassar, dan dikebumikan dengan protokol Covid-19 di Makassar," terang Halwatia yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare.

Penulis: Arsyad/C