Prof Jamaluddin Jompa Siap Wakafkan Diri untuk Kemajuan Unhas

Mendaftar bakal calon rektor Unhas

Prof Jamaluddin Jompa Siap Wakafkan Diri untuk Kemajuan Unhas
Prof. Jamaluddin Jompa bersama rombongan saat mendaftar sebagai bakal calon rektor Unhas di Makassar, Rabu (18/8/2021). (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Makassar - Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Jamaluddin Jompa, pada Rabu (18/8/2021), mendaftar sebagai bakal calon rektor periode 2022-2026.


Prof. JJ sapaan Jamaluddin Jompa dan rombongan berangkat dari gedung sekolah pascasarjana menuju rektorat Unhas di Tamalanrea, Makassar, pada pukul 10.00 WITA. Ia didampingi istri, dekan dan ketua senat FIKP serta wakil dekan pasca sarjana. Rombongan sangat terbatas karena PPKM. 


Rombongan JJ diterima panitia di lantai 4 rektorat dengan mengecek kelengkapan administrasi bakal calon rektor. JJ mengatakan, punya niat tulus dan ikhlas untuk membawa Unhas jadi kampus yang lebih baik.


"Unhas memiliki aset yang besar terutama SDM (sumber daya manusia, red) sehingga perlu dikelola dengan kolaborasi yang baik untuk Unhas yang lebih unggul dan berprestasi sesuai renstra yang telah ada," kata JJ.


Selain itu, jika terpilih menjadi pengganti Prof. Dwia Aris Tina Pulubuhu, pria kelahiran Kabupaten Takalar itu ingin kampus almamater merah mengoptimalkan kolaborasi dengan stakeholder untuk berkontribusi terhadap masyarakat. 


Menurutnya, Unhas memiliki tanggung jawab yang besar untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia di Indonesia, terutama di wilayah timur.


Selain sebagai Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, JJ adalah Ketua Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI). Sebelumnya, sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Ia juga dikenal sebagai akademisi dan peneliti yang bereputasi international. 

"Saya telah membulatkan tekad mewakafkan diri untuk kemajuan Universitas Hasanuddin," tandas Prof. JJ.


Jamaluddin merupakan pendaftar kelima bakal Calon Rektor Unhas. Sebelumnya, ada Prof. Armin Arsyad, disusul Prof. Budu, Prof. Abdul Kadir dan Dekan Fakultas Hukum, Prof. Farida Patittingi.


Penulis: Irvan Abdullah/C