PPKM Mikro di Jeneponto, Iksan Iskandar Tetap Izinkan Acara Pernikahan

Tapi dengan tamu terbatas

PPKM Mikro di Jeneponto, Iksan Iskandar Tetap Izinkan Acara Pernikahan
Bupati Kabupaten Jeneponto Iksan Iskandar. (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, rupanya tak semua berdampak pada aktivitas masyarakat. Salah satunya adalah pesta pernikahan.


Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menjelaskan,PPKM tersebut hanya sebuah pembatasan, bukan pelarangan kegiatan. Sehingga, jika terdapat orang hendak melakukan pesta pernikahan, maka jumlah tamu undagan dibatasi.


"Sebenarnya kan singkatan dari PPKM itu pembatasan saja, bukan dilarang cuman kalau kapasitas tempat atau gedung dan rumah itu 100 tamu diharapkan 50 persen dari kapasitas itu undangannya. Jadi tidak ada pelarangan, cuman pembatasan," ujar Iksan saat ditemui di Kejari Jeneponto, Kamis (22/7/2021).


Disinggung soal pesta pernikahan tersebut juga menimbulkan kerumunan, Iksan meminta bahwa tuan rumah diharap mampu mengatur pergerakan tamu undagan.


"Sepanjang tuan rumahnya mampu mengatur misalnya, kapasitanya 100 diperbolehkan 50. Tamu yang dapat diatur dan antrian bergantian. Saya kira begitu," jelasnya.


Eks Sekertaris Daerah ini menuturkan, tak ada pelarangan setiap orang yang akan menggelar pesta pernikahan. Baik di rumah maupun di gedung.


"Iya sama, rata-rata kalau di gedung itu bagus diatur. Tamunya diantri, tidak usah ada makan di situ. Diambil dan dibungkus kan sudah berlaku itu," ungkapnya.


Ditanya soal izin pesta penikahan, Iksan tak menjawab pertayaan tersebut. Ia hanya menegaskan tak ada pelarangan. "Pada prinsipnya tidak ada pelarangan, PPKM itu bukan pelarangan, cuman  pembatasan kegiatan masyarakat," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/A