PPKM Level 3 Jeneponto Diperpanjang, Lima Kecamatan Masuk Zona Merah

Diperpanjang sesuai instruksi Mendagri

PPKM Level 3 Jeneponto Diperpanjang, Lima Kecamatan Masuk Zona Merah
Ilustrasi Virus Corona. (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kembali diperpanjang.


Keputusan ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) nomor 32 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3, level 2 dan 1 serta mengoptimalkan posko penanganan corona di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran virus.


Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Jeneponto, Suryanigrat mengatakan, berdasarkan update per 10 Agustus 2021, lima kecamatan berada pada zona merah. Sedangkan, 5 kecamatan lainnya berada pada zona orange. Dan 1 kecamatan berstatus zona kuning.


"Terakhir 9 Agustus, Kecamatan Bontoramba yang masuk zona merah," ujarnya kepada KABAR.NEWS, saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (11/8/2021).


Ningrat menjelaskan bahwa penyebab meningkatnya angkat positif lantaran kasus di 5 kecamatan terus bertambah. Dia mengklaim bahwa penerapan PPKM bukanlah tolok ukur tidak meningkatnya kasus. Melainkan, PPKM hanya sebagai pengendalian saja.


"Semakin banyak masyarakat yang bergejala datang ke faskes dan dilakukan pemeriksaan swab ternyata positif. PPKM hanya salah satu upaya untuk pengendalian Covid," jelasnya.


Kata dia, PPKM bisa berhasil jika masyarakat taat pada aturan yang ada. "Salah satu upaya, jika masyarakat menaati aturan PPKM, Insya Allah bisa terkendali. Mobilitas masyarakat yang masih tinggi salah satunya," terangnya.


Karaeng Bamba sapaan akrabnya menegaskan bahwa pemerintah kecamatan diminta berperan aktif dalam pengendalian Covid-19 di wilayah masing-masing. Dia juga menyebutkan bahwa saat ini, Jeneponto berada pada zona orange.


"Vaksinasi massif terus dilakukan. Meningkatkan upaya 3 T, testing, tracking dan treatment, penegakan PPKM level 3 dan berdoa kepada Allah SWT," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B