PPKM di Jeneponto, Aparat Tutup Kafe Beroperasi Lewati Jam 8 Malam

PPKM Mikro

PPKM di Jeneponto, Aparat Tutup Kafe Beroperasi Lewati Jam 8 Malam
Operasi PPKM Mikro di Jeneponto. (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Sejumlah kafe dan toko di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, yang masih menerima pengunjung atau pembeli di atas jam 8 malam dibubarkan aparat hukum gabungan. Operasi tersebut terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro.

"Jadi malam ini kita lakukan kegiatan penertiban dalam rangka PPKM skala mikro," ujar Kanit Turjawali Polres Jeneponto Ipda Baharuddin yang memimpin operasi tersebut kepada KABAR.NEWS di lokasi, Rabu (14/7/2021) malam.


Dari kegiatan yang dilakukan ini, ditemukan masih ada beberapa kafe atau tempat keramaian yang beroperasi di atas jam yang sudah ditentukan. 


Operasi saat ini masih bersifat imbauan saja, akan tetapi petugas sudah melakukan tindakan pembubaran terhadap pengunjung kafe yang berkumpul.


"Sifatnya masih imbauan sambil menunggu surat edaran dari bapak Bupati. Ada beberapa kafe, warkop yang terpaksa kami bubarkan karena merekan berkumpul dan tidak sesaui protokol kesehatan," ucap Ipda Baharuddin.


Ia juga menyebutkan bahwa para pelaku usaja di Jeneponto diberi kesempatan beroperasi sampai jam 8 malam selama PPKM Mikro. "Menurut kegiatannya sampai jam 8 malam. Jadi sebelum jam 8 itu sudah tidak ada lagi aktifitas," bebernya.


Jadi PPKM skala mikro ini tidak hanya berlaku pada kafe saja tetapi semua yang PPKM yang ada di Jeneponto tanpa terkecuali.


"Iya, jadi kita beberapa swalayan, Indomart, Alfamidi termasuk warung makan kita datangi untuk mengikuti kebijakan pemerintah," tuturnya.


Sementara Bupati Jeneponto Iksan Iskandar akan menerapkan tiga sanksi terhadap pelanggar PPKM. Sanksi ringan, sedang dan bisa dikenakan sanksi pidana jika memang pelaku PPKM Mikro tidak mengindahkan imbauan atau teguran pemerintah.


Penulis: Akbar Razak/C