Skip to main content

Polrestabes Makassar Sudah Limpahkan Kasus Penjualan Manusia

Pelaku
Terduga pelaku human trafficking saat diperiksa polisi.(Kabar.News/Reza)

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Kasus dugaan penjualan manusia atau Human Trafficking yang menjerat seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Sulawesi Barat (Sulbar), kini memasuki babak baru. Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar telah limpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.


Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, AKP Ismail mengatakan, pelimpahan berkas Hildawaty (49) dilakukan pada Kamis (19/3/2020) kemarin.


"Sudah dilimpahkan kemarin, masih tahap satu. Semoga bisa dipercepat prosesnya sama jaksa biar P21 kasusnya. Pasal masih sama, tersangka juga masih satu," katanya kepada wartawan, Jumat (20/3/2020).


BERITA TERKAIT:


AKP Ismail juga menuturkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel guna mengetahui mekanisme perekrutan TKW tersebut.


"Kementerian tenaga kerja itu sudah didapat keterangannya, tapi bukan kapasitas sebagai ahli. Tapi kapasitas untuk menjelaskan bagaimana mekanisme perekrutan, bagaimana tata cara merekrut dan memberangkatkan, apakah PT yang dimaksud resmi atau terdaftar," ujarnya.


Konfirmasi keterangan pihak Disnakertrans ini dilakukan menyusul pernyataan tersangka yang menyatakan telah memberangkatkan 18 orang TKW ke Dubai, Uni Emirat Arab. 


Ia juga mengaku bekerja sebagai penyalur di salah satu Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yakni PT Tunggal Bahari yang berkantor di Jakarta.


Hildawaty diduga telah melanggar Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman pidana penjara minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun.


Penulis : Reza Rivaldy/B

 

loading...