Polres Jeneponto Periksa 3 Saksi Kasus Peredaran Uang Palsu 

Polres Jeneponto memeriksa 2 orang polisi dan satu pedagang Pasar Rumbia.

Polres Jeneponto Periksa 3 Saksi Kasus Peredaran Uang Palsu 
Ilustrasi. (Foto: Internet)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Penyidik Kepolisian Resort Jeneponto terus mendalami kasus peredaran uang palsu meresahkan warga. Sebelumnya, polisi telah mengamankan dan telah menetapkan dua orang wanita bernama Marlina dan Hartati sebagai tersangka peredaran uang palsu.

Kanit Tipider Polres Jeneponto, Aipda Syahrir mengatakan bahwa pihaknya saat ini juga telah memeriksa tiga orang saksi. Mereka terdiri dari, dua anggota Polsek dan satu orang pedagang.

"Saksi dari anggota dua orang Polsek Kelara, Bripka Jusran dan Bripda Aristanto. Terus dari masyarakat satu orang," ujarnya kepada wartawan, Jumat (26/3/2021).

Dia mengatakan, warga yang diperiksa merupakan pedagang di Pasar Ramba, Kecamatam Rumbia, yang pertama kali bertransksi dengan pelaku. Sedangkan, dua orang polisi berstatus sebagai saksi pada saat mengamankan pelaku di pasar tersebut.

"Pak Jusran kan sementara patroli di pasar pada waktu itu, terus dilihat kerumunan dan mendatangi kerumunan. Pak Jusran mendapati ada perempuan diamankan, ternyata yang diamankan itu pelaku peredaran uang palsu," ungkap Aipda Syahrir.

Diberitakan pada tanggal 5 Maret 2021, pelaku peredaran uang palsu di Kabupaten Jeneponto ditangkap saat beroperasi di Pasar Rumbia, Kecamatan Rumbia. Kedua pelaku peredaran uang palsu di Jeneponto diancam hukuman penjara lima belas tahun penjara.

Penulis: Akbar Razak/B