Skip to main content

Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Pulau Jawa, Satu Pelaku Dibawah Umur

bandar narkoba
Kompolotan jaringan narkoba di Pulau Jawa yang berhasil diamankan Tim Hiu Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (16/5/2018) pagi.

KABAR.NEWS, Makassar - Tim Hiu Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di Kota Makassar. Kali ini, Tim Hiu menerkam jaringan besar narkoba di Pulau Jawa.

Kompolotan jaringan narkoba di Pulau Jawa yang berhasil diamankan Tim Hiu yaitu Marzuki (33) dan pengedarnya inisial H. Ia merupakan bandar besar di pulau Jawa dan telah mencoba melebarkan sayap bisnisnya di Kota Makassar.

"Komplotan ini merupakan jaringan besar narkoba di yang berada di pulau Jawa dan keduanya, baru dua melakukan aksi pengedaran sabu di Kota Makassar," ucap Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika kepada KABAR.NEWS, Rabu (16/5/2018) pagi.

Pengungkapan komplotan jaringan narkoba pulau Jawa ini, kata Diari, berawal dari Tim Hiu berhasil meringkus tiga pengguna sabu-sabu di kawasan Pasar Baru, Makassar. Salah satunya diketahui masih dibawah umur atau sekitar berusia 16 tahun.

Sambung Diari, setelah berhasil meringkus pelanggannya ini, Tim Hiu langsung melakukan pengembangan kasus dan berhasil meringkus bandar narkoba, Marzuki dan inisial H di daerah Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.

"Dalam mengedarkan sabu di Kota Makassar, komplotan ini kerap menjadikan anak di bawah umur sebagai pelanggannya," terangnya.

Dari lima tersangka yang diamankan, Satu dari tersangka, yakni Marzuki, terpaksa harus dilumpuhkan oleh polisi dengan timah panas di kakinya lantaran berusaha melawan petugas di lokasi. 

"Untuk Marzuki, terpaksa kami lumpuhkan kakinya dengan timah panas, lantaran saat hendak dilakukan pencarian terhadap bandar besar dan tempat pengambilan sabunya, pelaku berusaha melarikan diri," tukasnya.

  • Lodi Aprianto