Skip to main content

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Taruna ATKP Makassar yang Tewas Di Tangan Senior

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Taruna ATKP Makassar yang Tewas Di Tangan Senior
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo. (KABAR.NEWS)

KABAR.NEWS,Makassar - Penyelidikan kasus kematian Aldama Putra Pangkolan (19), taruna angkatan pertama Akademi Tehnik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Kota Makassar belum berakhir. Polrestabes Makassar masih menunggu hasil otopsi.

 

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan sampai saat ini masih menetapkan satu orang tersangka yakni Muhammad Rusdi. Namun demikian, pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut dan masih menunggu hasil otopsi.

 

"Kita akan terus menggali kasus ini. Termasuk juga sampai hari ini, hasil otopsi belum didapatkan. Nanti jika kita dapatkan atau hasil otopsi telah keluar, maka akan kami galih lebih dalam lagi tentang proses penyelidikan ini," katanya, Selasa (12/2/2019).

 

Dia menyebutkan bahwa sampai saat ini, pihaknya telah melakukan pembayaran sebanyak 24 orang saksi. Namun, demi untuk kembali lebih mendalami kasus tersebut, pihak penyidik akan kembali memanggil dan memeriksa sejumlah orang termasuk dari pihak sekolah ATKP.

 

Bahkan kata dia, dalam kasus ini, pihaknya juga telah melayangkan surat pemanggilan terhadap kedua orang tua korban selaku pelapor untuk dimintai keterangannya. "Kita masih dalami, sehingga kita lakukan pemeriksaan beberapa saksi lagi. Untuk orang tua korban selaku pelapor, kami juga sudah layangkan surat untuk kami panggil," tambahnya.

 

Sebelumnya, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menaruh perhatian khusus dalam kasus kematian Aldama ini. Menurutnya penanganan kasus ini ada hal yang ganjil karena hanya menetapkan satu orang sebagai tersangka. 

 

Sehingga, Hotman pun meminta kepada Polda Sulsel agar segera memeriksa pengasuh dan Wakil Direktur (Wadir) ATKP Makassar karena diduga telah membohongi keluarga atas penyebab kematian Aldama serta merupakan saksi kunci dalam kasus maut ini.

 

"Bapak Menteri Perhubungan, Bapak Kapolda Sulsel, agar segera disidik atau di periksa Wadir ATKP karena itu adalah saksi kunci," tegas Hotman Paris.

 

  • Lodi Aprianto


 

 

 

 

loading...