Polisi Tangkap Penyebar Foto Syur dan Penganiaya Mantan Pacar di Lutim

*Belum diketahui apa motif pelaku menyebar foto syur mantan pacarnya

Polisi Tangkap Penyebar Foto Syur dan Penganiaya Mantan Pacar di Lutim
Ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan. (Pexels)






KABAR.NEWS, Luwu Timur - Polisi menangkap seorang pria di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan, karena diduga menyebarkan foto syur atau konten pornografi mantan kekasihnya melalui media sosial. 


Kapolres Lutim AKBP Silvester Mangombo Marusaha mengatakan terduga pelaku bernisial F. Dia dilaporkan kasus dugaan pornografi, asusila dan pencemaran nama baik oleh korban pada 27 Desember 2021.


Pelaku F menyebarkan konten pornografi yang memperlihatkan dirinya bersama perempuan atau korban. Foto panas keduanya disebar melalui sejumlah akun Instagram. 


"Terlapor menyebarkan konten tersebut melalui tiga akun Instagram," kata Silvester Mangombo dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/1/2022). Polisi tidak menyebut apa motif pelaku menyebar konten tidak senonoh tersebut.


Tak hanya menyebar konten pornografi, pelaku juga melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka. Kekerasan tersebut terjadi pada 5 Januari 2022 di Terminal Sorowako, Lutim.


Pertemuan ini diduga atas permintaan F karena disinyalir keberatan sang mantan melaporkannya ke polisi. Sebelum melakukan penganiayaan, pelaku memaksa korban untuk masuk ke dalam mobil.


"Saat di dalam mobil terlapor melakukan pemukulan terhadap pelapor sebanyak dua kali pada bagian kepala serta meludahi pelapor," jelasnya.


Dia mengatakan, setelah berada di dalam mobil sambil dianiaya, pelaku kemudian menurunkan korban di tempat yang sunyi di Sorowako.


"Atas adanya kejadian tersebut terlapor menghubungi penyidik kemudian penyidik dibantu anggota Polsek Nuha mengamankan pelapor," terangnya.


Berbekal dari laporan korban, polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamakan pelaku tepat hari itu juga, di depan kantor Hipso Sorowako sekitar pukul 18.40 WITA.


"Korban mengalami luka benjol pada bagian dahi dan telah dilakukan visum et repertum di Puskesmas Nuha. Saat berada diatas mobil korban melihat terlapor juga memegang sajam jenis badik," pungkasnya.


Pelaku F telah ditetapkan sebagai tersangka atas dua perkara yakni pornografi dan penganiayaan. Pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Polres Lutim untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia terancam pasal berlapis.


Penulis: Akbar Razak/B