Polisi Olah TKP Peluru Nyasar di Gowa

Polisi menemukan lubang di atap rumah.

Polisi Olah TKP Peluru Nyasar di Gowa
Polres Gowa melakukan olah TKP di rumah korban peluru nyasar. (Foto: KABAR.NEWS/Reza Rivaldy)






KABAR.NEWS, Gowa - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa peluru nyasar yang melukai seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (16/2/2021). Saat olah TKP rumah korban dipasangi garis polisi.

Tim Labolatorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel dan tim Inafis Polres Gowa mengamankan sejumlah barang bukti di rumah tersebut. Sekitaran rumah korban di pasangi garis polisi.

"Yang diamankan barang bukti proyektil dan pakaian korban yang dikenakan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Gowa, Ajun Komisaris Polisi Jufri Natsir kepada wartawan usai olah TKP di lokasi.

Jufri mengatakan proyektil peluru bisa diketahui setelah uji labolatorium dilakukan. "Memang ada lubang di atap rumah. Sudah melakukan analisa oleh forensik nanti hasilnya lagi setelah diperiksa oleh forensik. Ukuran berapa, kami belum tau nanti setelah di uji labfor," ucap Jufri.

Sebelumnya, Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Suriani (33) selamat dari maut, setelah insiden peluru nyasar menembus atap rumahnya. Peristiwa peluru nyasar itu terjadi di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, pada Senin (15/2/2021) malam.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Sektor Pallangga, Aipda Alamsyah membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, Suriani terkena peluru nyasar saat sedang bersantai dengan keluarganya. Akibat insiden itu korban bernama Suriani mengalami luka dibagian kepalanya.

Penulis: Reza Rivaldy/A