Polisi Hati-hati Proses Kasus ITE yang Dilaporkan Bupati Sinjai

Seto laporkan warganya

Polisi Hati-hati Proses  Kasus ITE yang Dilaporkan Bupati Sinjai
Bupati Kabupaten Sinjai Andi Seto Asapa. (Foto: Humas Sinjai)






KABAR.NEWS, Sinjai - Bupati Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Andi Seto Gadhista Asapa melaporkan salah satu warganya bernama Andi Darmawansyah. atas dugaan pencemaran nama baik lewat di Media Sosial.


Kasus dugaan  Informasi dan Transaksi Elektronik ini telah dilaporkan ke Polres Sinjai. Kasubag Humas Polres Sinjai, AKP. Fatahuddin membenarkan adanya laporan tersebut.


"Iya betul, ada laporan pak Bupati yang masuk dan telah diterima oleh pihak kepolisian Polres Sinjai dengan nomor Laporan Polisi Nomor LP/27/II/2021/SPKT/POLRES SINJAI tanggal 22 Februari 2021," ujar Fatahuddin via telepon, Selasa (23/2/2021).


Meski demikian, Fatahuddin menjelaskan bahwa pihaknya sangat berhati-hati memproses laporan Seto, sebab Kapolri Jenderal Idham Azis telah menerbitkan surat telegram pedoman kasus ITE.


"Namun (pelaporan) masih dalam proses penyelidikan yang mendalam, karena perlu kehati-hatian dalam menerapkan kasus UU ITE sesuai arahan dan petunjuk dari Bapak Kapolri," kata Fatahuddin.


Saat ditanya apakah laporan Seto atas nama pribadi atau pemerintah, AKP Fatahuddin memilih irit bicara. Menurutnya pertanyaan tersebut masuk teknis penyidikan. "Kalau itu sudah masuk lingkup teknis, biar nanti penyidik yang sampaikan," singkatnya.


KABAR.NEWS telah berupaya meminta keterangan Andi Seto ihwal laporannya ke polisi. Namun hingga berita ini tayang, Seto belum menjawab pertanyaan KABAR.NEWS yang dikirim lewat WhatsApp.


Terpisah, Anca Mayor sapaan Akrab Andi Darmawansyah mengatakan, terkait laporan Seto ke polisi, dirinya legowo dan siap mengikuti proses yang ada meskipun menurutnya, laporan tersebut masih tidak jelas.


"Ia katanya saya dilapor, Insha Allah saya akan tunduk dengan aturan yang ada. Kalau memang ada panggilan saya akan penuhi, dan siap pertanggung jawabkan dunia akhirat dan siap menerima konsekuensinya," jelas Anca Mayor.


Dia menjelaskan, postingannya di Facebook tentang dugaan pemotongan dan atau pengurangan besaran Insentif tenaga kesehatan Petugas Covid-19, serta santunan kematian korban Covid-19 di Sinjai yang diduga diperintahkan langsung oleh Seto.


Penulis: Syarif/B