Skip to main content

Polda Sulsel Waspadai Serangan Teroris

Polda Sulsel
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani. 


KABAR.NEWS, Makassar - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), mewaspadai adanya aksi teror di wilayah hukum Sulsel, khususnya teror bom seperti yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. 


Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, maraknya aksi teror yang terjadi di Indonesia, membuat Polda Sulsel juga harus meningkatkan kewaspadaan di Sulsel. Apalagi, kata dia, jaringan teroris yang ada di Sibolga, Sumut terkait juga dengan aksi teror yang ada di Lampung, termasuk yang ada di wilayah-wilayah lain termasuk di Sulsel.


Baca Juga:


"Jadi kita di Sulsel perlu waspada juga terhadap aksi teror ini," ucap Dicky Sondani, saat ditemui di Rujab Kapolda Sulsel di Jalan Mappaodang, Kota Makassar, Jumat (15/3/2019).


Menurutnya, kewaspadaan terhadap aksi teror untuk di pulau Sulawesi sendiri itu berada pada wilayah Sulsel dan Sulteng. Dan kewaspadaan itu pun, kata Dicky, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi hal tersebut.


"Kita sudah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi hal tersebut karena tahun kemarin kan ada ditangkap 13 orang. Sehingga, daerah ini kita harus jaga agar tidak terjadi seperti di Sibolga," tambahnya.


Dengan adanya media Telegram itu, sehingga aksi bom itu tidak terkait dengan siapapun atau biasa disebut dengan pelaku tunggal, tapi tetap berkoneksi dengan para pelaku lain. Meski memiliki pimpinan, akan tetapi aksinya dalam meledakkan bom bukan atas perintah pimpinannya.


"Sekarang ini mereka merekrut orang melalui media sosial. Dan mereka pun belajar merakit bom dan menularkan paham-paham radikalisme, itu juga melalui media sosial. Yang dilakukan oleh para pelaku yang ada di Sibolga, itu menggunakan medsos Telegram," pungkasnya.

 

  • Lodi Aprianto

 

loading...