Polda Sulsel Tangkap Oknum ASN Sinjai Diduga Konsumsi Sabu

*Bersama enam orang lainnya

Polda Sulsel Tangkap Oknum ASN Sinjai Diduga Konsumsi Sabu
Ilustrasi penangkapan pelaku kriminal. (Pexels/rodnae-prod)






KABAR.NEWS, Sinjai - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) meringkus seorang aparatur sipil negara atau ASN Pemkab Sinjai yang diduga berpesta narkoba jenis sabu.


Penangkapan tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suhartana. Kepada KABAR.NEWS, Komang mengatakan penangkapan itu dilakukan pada sebuah rumah di BTN Topekkong, Jalan Ranggong Daeng Romo, Sinjai.


"Iyya benar, yang melakukan penangkapan langsung dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan pada hari Sabtu, 26 Februari 2022 sekira pukul 11.30 WITA," kata Komang saat dihubungi, Senin (28/2/2022).


ASN tersebut tidak seorang diri. Komang Suhartana menyebutkan ada lima terduga pelaku yang turut diamankan dan salah satunya adalah tenaga honorer pemerintahan.


"Oknum PNS Sinjai yang ditangkap berinisial MIA (28). Sedangkan yang lainnya berinisial MH (43) wiraswasta, DF (28) honorer Disduk Capil Sinjai, FA (31), MF (24) wiraswasta, dan AMY (32) wiraswasta," sebutnya.


Perwira tiga bunga melati ini menjelaskan, dari hasil penangkapan dan penggeledahan di Sinjai, ditemukan barang bukti (BB) 29 saset kecil berisi kristal bening yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat 18,66 gram. Selain itu, juga diamankan 1 set alat isap bong, dan 9 buah HP.


"Saat ini para pelaku berikut barang buktinya, telah diamankan di Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut berupa kelengkapan administrasi penyidikan," tandas Komang.


Atas perbuatannya, terduga pelaku MH akan disangkakan Pasal 112 ayat (1) UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara. Sedangkan AMY, FA, MIA, MF dan DF disangkakan Pasal 127 UU 35 tahun 2009.


Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai, Akmal mengaku akan mengeluarkan dari daftar honorer jika seorang honorer tersebut mengonsumsi narkoba.


"Akan dikeluarkan dari daftar honor Capil," tegasnya.


Penulis: Syarif/A