Skip to main content

Polda Pastikan SP3 Kasus Dugaan Pencabulan di Lutim Sudah Sesuai

Polda Sulsel
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo.(ist)

KABAR.NEWS,MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menghentikan kasus dugaan pencabulan terhadap dua bocah di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri. 


Dari laporan kasus itu, ada dua orang yang diduga menjadi korban kekerasan seksual yang masih berusia 8 dan 4 tahun. Sementara terduga pelaku yakni kandungnya sendiri berinisial SA (43 tahun).


Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, membenarkan penghentian kasus itu. Menurutnya, kasus tersebut dihentinkan sebab merujuk pada hasil visum yang dilakukan jajaran Polres Lutim, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual di alat vital korban. 


Serta penghentian kasus ditandai dengan diterbitkannya Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) Polrea Lutim, pada 10 Desember 2019 lalu. 


"Dari hasil gelar perkara internal tersebut didapatkan kesimpulan bahwa prosedur yang dilaksanakan oleh penyidik (Polres) Luwu Timur sudah sesuai dengan mekanisme dan SP3," ucap Ibrahim Tompo kepada awak media, Rabu (19/2/2020).


Selain itu, Ibrahim Tompo mengatakan, pihak Polda Sulsel telah melaksanakan gelar perkara untuk memastikan kesesuaian laporan dengan bukti visum dan tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.


"Kita melakukan penelitian berkas-berkasnya juga, dan petunjuknya semua termasuk keterangan ahli, dari hasil gelar perkara internal tersebut didapatkan kesimpulan bahwa prosedur yang dilaksanakan sudah sesuai. SP3 tersebut dianggap sah juga oleh Polda," tuturnya. 


Penulis : Darsil Yahya/B
 

 

loading...