Skip to main content

PN Makassar Vonis Bebas Bandar Narkoba 3,4 Kg

Hakim
Ilustrasi

KABAR.NEWS, Makassar - Bandar besar narkoba lintas provinsi, Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang bin Abdul Hamid, kini telah menghirup udara bebas. Pemilik sabu 3,4 Kilogram (Kg) ini divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar.


Informasi mengejutkan dari putusan bebas dari dakwaan terhadap Kijang tersebut, dikeluarkan oleh majelis hakim pada Selasa, 8 Januari 2019 lalu. 

 

"Menyatakan terdakwa Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang bin Abdul Hamid tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan pertama, kedua dan dakwaan ketiga," demikian bunyi amar putusan yang dikutip dari laman resmi PN Makassar, Selasa (12/2/2019). 

 

Dari amar putusan itu, terdakwa Kijang juga diduga telah dibebaskan dari tahanan atau jeruji besi Rutan Makassar. Selain itu,  haknya pun dalam putusan hakim diminta untuk dikembalikan, serta biaya pengadilan dibebankan ke negara. 

 

Perlu diketahui, bandar narkoba asal Kabupaten Pinrang tersebut merupakan DPO sejak tahun 2016 silam. Tersangka dilakukan penangkapan oleh anggota Direktorat Narkoba Polda Sulsel di perbatasan Indonesia-Malaysia, Pulau Sungai Nyamuk, Desa Bambanga, Kecamatan Sabati, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada 20 Mei 2018 lalu.


"Pada saat itu, kami duluan di TKP menunggu pelaku. Saat Kijang datang langsung dilakukan penangkapan. Dan saat itu tidak ada perlawanan karena mungkin dia sadar tidak bisa berbuat bayak dengan kondisinya (hanya satu tangan)," ucap Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sulsel AKBP Ucuk Supriadi, saat konferensi Kamis (24/5/2018) lalu.


Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes pol Dicky Sondani kala itu juga membeberkan bahwa dari penangkapan tersangka SD, EW, AR dan EC dengan barang bukti 3.4 Kg Sabu, diduga menerima barang haram tersebut dari SR alias Kijang.

 

Akibat perbuatan tersangka, Polda Sulsel  menjerat dengan pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Lebih Subs Pasal 131 Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI NO.35 TH 2009 Tentang Narkotika.

  • Lodi Aprianto

 

loading...