Plt Gubernur Pastikan Pembangunan Masjid 99 Kubah Dilanjutkan

Tim Kaukus Masjid 99 Kubah berharap masjid tersebut bisa digunakan saat Ramadan.

Plt Gubernur Pastikan Pembangunan Masjid 99 Kubah Dilanjutkan
Masjid 99 Kubah. (Foto: KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Makassar - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pembangunan Masjid Kubah 99 akan dilanjutkan. Hal tersebut disampaikan Andi Sudirman saat menemui Tim Kaukus Masjid 99 Kubah di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar.
 
Andi Sudirman Sulaiman mengaku mendukung semua pihak menginginkan agar masjid tersebut bisa segera digunakan. Hanya saja, proses tendernya masih berjalan.

"Yang pasti komitmen kita pembangunan masjid ini akan tetap kita lanjutkan. Jadi sabar dulu ya. Harapan kita tentu semua sama. Sama-sama ingin segera menjalankan ibadah di masjid tersebut," ujarnya melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS, Selasa (16/3/2021). 

Sementara itu, Bendahara Tim Kaukus Masjid 99 Kubah, Dr Sakka Pati mengaku pertemuan tersebut membahas kelanjutan proses pembangunan Masjid 99 Kubah. Ia berharap Masjid 99 Kubah bisa digunakan saat Ramadan. 

"Kita menyampaikan permohonan permintaan teman-teman apakah memungkinkan masjid ini digunakan sebelum Ramadan atau digunakan sebelum selesai (pembangunannya)," jelasnya.

Hanya saja, untuk proses perampungan masjid tersebut kata Sakka Pati, akan dilakukan secara bertahap. Bahkan, Sakka Pati menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi, untuk bisa segera mengerjakan atau merampungkan tahapan pembangunan masjid tersebut.

"Jadi kita tunggu saja, proses tendernya sudah berjalan tinggal menunggu, dan kita sabar menunggu sampai selesai untuk menggunakan masjid," ucapnya.

Sakka Pati menuturkan, pihaknya yakin pemerintah bisa merampungkan pembangunan Masjid 99 Kubah, karena Plt Gubernur berkomitmen untuk segera merampungkan masjid tersebut.

Tim Kaukus Masjid 99 Kubah yang hadir dalam pertemuan tersebut, yakni Ketua Tim, Hasrullah, Bendahara, Sakka Pati, dan anggota Tim Arqam Azikin.

Penulis: Darsil Yahya/C