Skip to main content

PLN Pasok Listrik Wujudkan Green Port Pelabuhan Perikanan Untia

a
Penandatangan kerja sama antara Pimpinan PLN Wilayah Sulselrabar dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP, di Pelabuhan Untia Makassar, Jumat (10/8/2018). (IST)

 

KABAR.NEWS, Makassar - PT PLN menandatangani kerja sama dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka mewujudkan operasional listrik di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia, Makassar, Jumat (10/8/2018).

Baca juga:

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pelabuhan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Frits P Lesnussa dan General Manager PLN Wilayah Sulselrabar yang diwakilkan oleh Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan Sudirman.

Kerja sama kedua belah pihak ini meliputi peyediaan lahan dan pembangungan instalasi jaringan dan gardu serta Stasiun Penyediaan Listrik Umum (SPLU) 3 Phs dan 1 Phs di Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara. 

Menurut Frits P Lesnussa, PLN hadir dalam pemenuhan layanan listrik premium di Kawasan PPN Untia. Sebab dalam waktu dekat, akan ada 17 perusahaan yang bergerak dalam industri perikanan dan pergudangan di PPN Untia. 

Terlebih lagi kata Frits, ada SPLU 3 Phs maupun 1 Phs yang mendukung Green Port yang melayani Coldstorage Container dan kapal sandar untuk perusahaan maupun nelayan-nelayan kecil penangkap ikan.

"Kami memberikan apresiasi kepada PLN atas pelayanannya yang cepat dan selain itu para pelaku usaha perikanan dapat menghemat biaya produksi sebesar 50 persen setelah beralih dari penggunaan genset ke listrik PLN, " pungkas Fritz melalui rilis yang diterima KABAR.NEWS.

Setelah penandatangan PKS tersebut dilanjutkan peresmian SPLU 3 Phs pertama di Indonesia yang ditandai dengan pengisian token perdana yang dilakukan oleh Frits P Lesnussa bersama PLN. 

 

gg
pengisian token perdana di pelabuhan untia yang dilakukan oleh Frits P Lesnussa bersama PLN. 

 

SPLU tersebut difungsikan untuk pengoperasian 4 unit cold storage container (masing-masing membutuhkan daya 11 kVA) yang sebelumnya menggunakan genset.

Sementara Manajer PLN Area Makassar Utara Hariyadi menjelaskan bahwa sangat mudah untuk menggunakan SPLU 3 phs tersebut. 

"Konsumen cukup membeli token listrik setelah itu tinggal menginput di SPLU seperti di meteran rumah biasa untuk kemudian dapat langsung bisa digunakan," tambah Hariyadi.

Dalam kesempatan yang sama Sudirman menyatakan bahwa PLN siap kapanpun dan dimana pun untuk penyediaan layanan tenaga listrik dalam mendukung pengembangan potensi perikanan di Sulawesi Selatan.

Ke depannya dengan adanya kerjasama tersebut dapat memajukan roda ekonomi khususnya di Sulawesi Selatan.