PKL Adukan Perubahan Jadwal Berdagang ke DPRD Sinjai

PKL dari berbagai pasar di Sinjai

PKL Adukan Perubahan Jadwal Berdagang ke DPRD Sinjai
Sejumlah PKL saat menyampaikan aspirasinya di DPRD Sinjai. (Istimewa)






KABAR.NEWS, Sinjai - Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) mengadu ke DPRD Sinjai, Sulawesi Selatan, karena jam berdagang mereka di Pasar Bikeru, Lappa dan Mannanti, diubah pemerintah.


Mereka mempertanyakan kebijakan pemerintah setempat yang mengubah jadwal berdagang dengan alasan menghindari kerumunan di tengah Pandemi Covid-19.


Usman selaku perwakilan PKL, mengaku memaklumi adanya peraturan yang dibuat oleh pemerintah, namun apabila dibiarkan berlarut-larut para pedagang akan mengalami kesulitan perekonomian dan beberapa di antaranya harus melunasi utang di bank.


"Semenjak jadwal diubah kami sudah banyak mengalami gulung tikar karena pengaruh pasar yang diubah jadwal aktivitasnya, rata-rata penghasilan yang tadinya 100 ribu perhari itu hanya cukup untuk makan dan itu tidak tersisa untuk membayar utang pak," ucapnya di hadapan anggota Dewan selaku penerima aspirasi, Rabu (9/6/2021).


Ia pun berharap kepada Anggota DPRD Sinjai agar segera menindak lanjuti apa yang menjadi aspirasi para pedangan untuk segera dicarikan solusi yang terbaik.


"Kami pun berharap jadwal aktivitas pasar agar kembali diubah ke jadwal semula, agar kami dapat mengimbangi perekonomian di tengah pandemi Covid-19 dan apabila hal ini tidak dikembalikan ke semula, otomatis perekonomian yang ada di Kecamatan Sinjai Selatan dan Tellulimpoe mengalami kelumpuhan 
khususnya bagi masyarakat perekonomian menengah," pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Sinjai Nur Alam mengaku telah menerima aspirasi yang telah disampaikan melalui notulen rapat, selanjutnya akan diberikan kepada pimpinan DPRD agar merekomendasikan ke komisi terkait untuk dilakukan RDP.


"Saya selaku tim penerima aspirasi hanya bisa menerima aspirasi dari masyarakat bukan mencari solusi atau memutuskan apa yang menjadi persoalan, Insya Allah akan kami sampaikan kepada Pimpinan DPRD," tuturnya.


Penulis: Syarif/B