Pj Wali Kota Makassar Bantah Ada Nakes Tolak Divaksin Covid-19

Rudy menilai banyak hoaks yang membuat nakes takut divaksin.

Pj Wali Kota Makassar Bantah Ada Nakes Tolak Divaksin Covid-19
Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Makkasau Makassar, Kamis (14/1/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Fitria Nugrah Madani)












KABAR.NEWS, Makassar - Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin membantah adanya anggapan bahwa tenaga kesehatan menolak disuntik vaksin Covid-19. Adanya anggapan tersebut, karena sampai saat ini baru 500 nakes yang divaksin. 

Rudy mengatakan sejauh ini pun alur vaksinasi jelas. Menurutnya, jika ada tenaga medis yang masih menolak disebabkan karena termakan hoaks. 

"Enggak lah, Saya kira itu karena mereka masih terkontaminasi berita-berita vaksin begini begitu. Ini kan proses vaksinasi melalui screening setelah diteliti dan dipelajari," ujar Rudy di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (21/1/2021). 

Rudy mengatakan bahwa proses vaksinasi tak sembarang dilakukan. Terdapat kriteria kesehatan sehingga menjamin keamanan dan keselamatan. 

"Ada screening awal kalau tidak memenuhi syarat. Pak Kapolrestabes saja tidak jadi divaksin kemarin kan karena tidak lolos screening. Pak Gubernur juga, sehingga screening ini tidak pilih-pilih orang, kalau memang tidak bisa divaksin. Kita ikuti screeningnya, kalau lolos ya Insya Allah aman," paparnya.

Sampai saat ini, kata Rudy, sebanyak 500 nakes telah mengikuti proses vaksinasi. Dari semua nakes divaksin, ia mengatakan tidak ada efek signifikan. 

"Kemudian yang kedua kita tidak perlu terpengaruh hoaks lagi. Alhamdulillah sampai saat ini nakes itu sudah sekitar 500-an yang sudah divaksin tidak ada yang mengeluh efek samping yang luar biasa, sehingga kan sudah tidak perlu ragu," jelasnya.

Rudy sendiri meraskan dirinya telah divaksin pun merasa aman dan memilih efek samping baik, seperti nafsu makan yang meningkat. Dengan proses vaksinasi, dirinya bisa membuat nakes dan warga bisa merasa terlindungi. 

"Tidak ada perubahan, hanya nafsu makan meningkat, nafsu makanku naik. Tidak ada keluhan. Justru makin meningkat saya rasa dan yang terpenting adalah rasa cemas itu sudah ada yang melindungi kita, itu membuat kita lebih naik," pungkasnya

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B