PFI Makassar akan Pamerkan 177 Foto Huru-Hara Pandemi

*Karya fotografer Jurnalis Makassar

PFI Makassar akan Pamerkan 177 Foto Huru-Hara Pandemi
Poster digital pameran foto New Normal oleh PFI Makassar. (IST)












KABAR.NEWS, Makassar - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar menggelar pameran foto bertajuk “New Normal : Life After Pandemic”. Sebanyak 177 foto bakal dipamerkan di Tokyo-Shibuya, Ground Floor, Phinisi Point  (Pipo) mulai Senin, 10 Januari 2022.


Event yang berlangsung hingga 16 Januari itu juga dirangkaikan dengan diskusi fotografi dan peluncuran buku bertajuk New Normal. 


“Rencananya acara ini bakal dibuka Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto,” kata Ketua Panitia Pameran PFI Makassar, Moh. Niaz Sharif dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/1/2022).


“Sedangkan diskusi foto yang menghadirkan pembicara, Junaidi Sudirman dan Tawakkal Basri serta Adwit Pramono sebagai moderator akan berlangsung, Sabtu, 15 Januari mendatang,” sambung pria berkacamata ini.


Ketua PFI Makassar Iqbal Lubis berharap kegiatan ini memberikan kontribusi positif dengan menyebarkan fakta-fakta kepada masyarakat yang terekam lewat lensa para pewarta foto.


“Juga karya foto teman- teman pewarta mampu memberikan edukasi kepada masyarakat,” harapnya.


Karya pewarta foto ini kata Iqbal akan menjadi foto bersejarah, bagaimana Indonesia khususnya Makassar menghadapi huru-hara pandemi Covid-19 yang mewabah hampir di seluruh negara.


"Seperti karya foto fotografer Fajar, Abe Bandoe yang mengambarkan bagaimana pemilihan kepala daerah di Indonesia tetap dilaksanakan meski di tengah pandemi," ujarnya.


Ada pula karya Andri Saputra fotografer Rakyat Sulsel yang menggambarkan pasien Covid-19 menjalani isolasi apung di KM Umsini yang menjadi pusat isolasi terpadu di Makassar. Isolasi apung yang merupakan gagasan Pemkot Makassar tersebut belakangan dicontoh oleh beberapa negara lainnya.


Ketua Tim Kurator, Tawakkal Basri mengatakan liputan selama masa pandemi akan menjadi dokumentasi sejarah yang akan selalu dikenang selamanya.


“Ada 177 foto dari 27 fotografer jurnalis yang mengabadikan pandemi lewat bingkai lensanya. Mereka turun meliput, berusaha membuat visual yang kuat dan memiliki pesan yang dalam," tandas Tawakkal.


Penulis: Irvan Abdullah/C