Pesan Yosia Rinto terkait Vaksinasi Covid-19

- Tetap patuhi protokol

Pesan Yosia Rinto terkait Vaksinasi Covid-19
Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang. (IST)






KABAR.NEWS, Rantepao - Wakil Bupati Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Yosia Rinto Kadang mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.


Menurut Rinto, meski vaksinasi Covid-19 yang sudah di depan mata, namun masyarakat harus tetap memakai masker dan menjaga jarak di tempat umum. Dia khawatir masyarakat masih menganggap virus ini tidak ada.


"Barangkali masih ada anggota keluarga yang tidak percaya atau cuek, Covid-19 itu ada ngga sih? Nah, kami pemerintah terus mengingatkan dan mengedukasi bahwa Covid-19 ada" kata Yosia kepada KABAR.NEWS via telepon, Rabu (13/1/2021).


Suami Anggota DPR RI Eva Stevany Rayaba itu juga kemudian menyinggung soal dampak Covid-19 yang harus diwaspadai masyarakat, apalagi sudah banyak korban meninggal dunia akibat Covid-19.


"Sudah banyak ratusan dokter yang sudah gugur. Kemudian banyak masyarakat juga yang sudah meninggal. Nah ini kita harus betul-betul menjaga. Sampai kapan? ya kita tidak tahu mudah-mudahan Covid segera selesai," terang Rinto menambahkan.


Menuru Rinto bahwa begitu besar dampak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sehingga membutuhkan kedisiplinan masyarakat.


"Karena ini sangat berdampak bagi kita semua. Sangat berdampak bagi perekonomian kita. Kalau kita tidak disiplin, akan semakin lama pemulihan," ucapnya.


Lebih lanjut, Yosia Rinto Kadang mengimbau agar masyarakat tidak khawatir berlebihan dengan keamanan dan kelayakan vaksin Covid-19 yang kini mulai didistribusikan ke sejumlah daerah.


"Makanya saya juga mengharapkan kepada masyarakat apabila vaksin Covid sudah mulai disebarkan. Berdoa ini adalah bentuk ikhtiar, kita tidak perlu takut ya," pesannya.


Wabup Rinto memastikan bila informasi yang beredar terkait dampak dari pemanfaatan vaksin Covid-19 tidak menakutkan seperti yang telah tersebar di sosial media. Dikatakan bahwa vaksin Covid-19 yang akan digunakan Pemerintah dalam program vaksinasi di Indonesia sudah melalui penelitian.


"Sudah melalui penelitian, mudah-mudahan ikhitiar ini bisa melindungi masyarakat, bisa melindungi keluarga, ketika ini disebarkan ekonomi mulai tumbuh," pungkasnya.


Penulis: Febriani/B