Pesan Ilham Azikin pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad

Banyak rangkaian acara

Pesan Ilham Azikin pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad
Bupati Kabupaten Bantaeng Ilhamsyah Azikin pada peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijiriah 2020, di Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Kamis (28/10/2020). (IST/HMS)

KABAR.NEWS, Bantaeng - Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulwesi Selatan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijiriah 2020. Bupati Ilhamsyah Azikin punya pesan khusus pada peringatan hari keagaaman ini.

 

Pada acara maulid Nabi yang digelar di Mesjid Agung Syekh Abdul Gani, Kamis, (28/10/2020) kemarin, Ilham
mengajak seluruh stake holder pemerintah menjalin komunikasi yang harmonis untuk terlaksananya program pembangunan daerah.


Kata dia, besar harapan manusia tentunya dengan melalui peringatan Maulid Nabi ini akan dapat lebih menambah kecintaan kepada Rasulllah SAW.


"Kecintaan yang tentunya kita praktekkan dengan selalu mengikuti suri tauladan dan menjalankan sunnah-sunnah beliau, karena kita telah sangat meyakini bahwa sesungguhnya pada diri Rasulullah SAW itu terdapat contoh akhlak yang baik dan mulia," kata Ilham melalui keterangan tertulis yang diterima KABAR.NEWS, Jumat (30/10/2020).


Hikmah Maulid, pada kesempatan itu dibawakan oleh Al-Habib Syaikh Sayyid Abdul Rahim Assegaf Puang Makka, yang mana kehadirannya diharapkan senantiasa membawa angin segar dan harapan baru bagi pembinaan dan kemajuan khususnya di bidang keagamaan di Kabupaten Bantaeng. 


Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai rangkaian Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Di antaranya yakni melakukan ziarah kepada para ahli kubur seperti Syekh Abdul Gani, pada tanggal 22 Oktober bertepatan dengan Hari Santri Nasional.


Selain itu, juga diadakan lomba baca Kitta Lontarak, lomba puisi kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, lomba Musabaqah Tilawatil Barazanji, serta lomba kreasi songkolo mauduka ri Bantaeng. 


Sementara itu, dilakukan pula pengukuhan Pengurus Cabang Rabhitah Ma'ahid Islamiyah Kabupaten Bantaeng yang diketuai oleh Kiai Muda Hamzah Israil.


Penulis: Akbar Razak/C