Perusahaan Digenjot Adakan Vaksinasi Gotong Royong, Peminat di Makassar Sepi

Perusahaan di Makassar ingin pemerintah memberikan subsidi untuk vaksinasi gotong royong.

Perusahaan Digenjot Adakan Vaksinasi Gotong Royong, Peminat di Makassar Sepi
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Makassar - Pemerintah Pusat menekankan perusahaan untuk melaksanakan program Vaksinasi Gotong Royong sejak resmi dilakukan pada Selasa (18/5/2021). Diketahui, Vaksin Gotong Royong diberikan secara gratis kepada karyawan yang biayanya ditanggung oleh masing-masing perusahaan mendaftar.

Namun diketahui, program vaksinasi gotong royong di Makassar masih sepi dari peminat.  Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Makassar, Muammar Muhayang mengatakan saat ini hanya ada lima perusahaan dari 200 perusahaan yang menyanggupi ikut serta dalam program tersebut. 

Lebih lanjut, Muammar mengatakan para pihak perusahaan mengharapkan subsidi pemerintah agar meringankan beban perusahaan untuk mengadakan program vaksinasi Covid-19.

 

"Kalau yang terdaftar ada 5 dari 200 perusahaan. Jadi totalnya keseluruhan 2000-3000 karyawan yang siap disuntik vaksin. Mereka meminta adanya keringanan biaya, kalau bisa ada subsidi. Dan ini masih kita diskusikan," jelas Muammar saat dihubungi, Jumat (21/5/2021).

Pasalnya, biaya vaksin diketahui terlalu berat dibayarkan oleh perusahaan untuk setiap karyawan yang bekerja. 

Adapun diputuskan harga pembelian setiap dosis vaksin Gotong Royong dalam hal ini Sinopharm melalui penunjukan PT Bio Farma (Persero) seharga Rp321.660 per dosis. Sementara tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis.

Dengan demikian, vaksinasi mandiri ini akan dikenakan biaya maksimal atau paling tinggi sebesar Rp439.570 per dosis.


Olehnya itu, Muammar menyebutkan biaya vaksinasi gotong royong harusnya tak bisa disamaratakan untuk setiap perusahaan.

"Kan tidak bisa disamakan perusahaan yang besar dengan yang kecil. Jadi soal biaya ini masih jadi polemik," pungkasnya.

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B