Perseroda Sulsel: Benih Jagung NASA 29 Masa Depan Petani

Jagung NASA 29 bisa menghasilkan 13,5 ton per satu hektare-nya.

Perseroda Sulsel: Benih Jagung NASA 29 Masa Depan Petani
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat panen jagung NASA 29 di Desa Unru Baru, Kabupaten Bone. (Foto: Pemprov Sulsel)






KABAR.NEWS, Bone - Direktur Utama PT SCI Perseroda Sulsel, HM Taufik Fachrudin mengakui benih jagung Nakula Sadewa (NASA) 29 menjanjikan untuk masa depan petani di Sulawesi Selatan (Sulsel). Apalagi didukung dengan hasil mencapai 13,5 ton per satu hektarnya. 

"Benih jagung NASA 29 memiliki permintaan pasar yang tinggi karena mampu menghasilkan tongkol jagung sampai 13,5 ton per hektar," kata Taufik Fachrudin melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS, Senin (15/2/2021).

Penangkaran benih jagung hibrida merupakan kegiatan usaha tani pertama dari unit agribisnis Perseroda Sulsel. Sebab, di tangan tim Perseroda Sulsel yang tangguh, usaha tani ini akan memiliki masa depan yang menjanjikan. 

"Sejatinya Sulsel sebagai salah satu lumbung pangan nasional, tidak boleh sampai tertinggal dengan provinsi lain," tuturnya. 

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Sulsel, Ardin Tjajo menyampaikan, PT SCI Perseroda Sulsel sudah mampu membuktikan bahwa perusahaan daerah milik Sulsel berkontribusi pada perkembangan pembangunan pertanian Sulsel. 

"Perseroda turut mendorong semangat petani mitra Perseroda untuk bangkit dan berusaha tani serta kembali menggerakkan roda ekonomi melalui kegiatan pertanian meski di tengah masa pandemi," ungkapnya. 

PIC Agribisnis Perseroda Sulsel, Dr. Aerin Nizar mengaku yakin Perseroda agribisnis di masa depan akan menjadi sebuah perusahaan agribisnis yang tangguh karena kelak akan menjadi mitra sinergi tak terpisahkan antara petani, nelayan, peternak, dan pemerintah. 
 
Sementara, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan apresiasi atas capaian Perseroda unit agribisnis beserta mitra dan petaninya, karena telah berhasil melakukan panen perdana benih jagung hibrida varietas NASA 29. 

"Kegiatan usaha tani penangkaran benih seperti ini, Perseroda harus terus dikembangkan dan perlu diikuti oleh perusahaan-perusahaan agribisnis lainnya, sehingga akan mendorong berhasilnya program Sulsel mandiri benih yang menjadi salah satu program andalan Pemprov Sulsel," ucapnya.

Penulis: Darsil Yahya/C